Silaturahmi Idulfitri PP Muhammadiyah di UMJ, Perkuat Soliditas dan Peran untuk Bangsa
Feryanto Hadi March 31, 2026 09:16 PM

 

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kembali menjadi tuan rumah penyelengaraan acara Silaturahmi Idulfitri 1447 H Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Kegiatan yang merupakan momentum untuk mepererat ukhuwah antar unsur Persyarikatan Muhammadiyah tersebut, berlangsung di Auditorium K.H.A.Azhar Basyir, M.A., Gedung Cendekia, UMJ, Selasa (31/03/2026).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMJ dan juga merupakan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi atas kehadiran para tamu undangan di tengah kesibukan yang padat.

“Pertemuan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan soliditas, tidak hanya di internal keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah, tetapi juga seluruh komponen yang berkhidmat untuk kemajuan Muhammadiyah dan masyarakat luas,” tambah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI ini.

Ia juga menyampaikan bahwa UMJ sebagai pengelola amal usaha terus berupaya meningkatkan kualitas di berbagai aspek, termasuk pertumbuhan jumlah mahasiswa dan pengembangan program studi baru. Komitmen ini diiringi dengan upaya menghadirkan program afirmatif yang berpihak kepada warga Persyarikatan, khususnya di bidang pendidikan.

Sejumlah tokoh turut menyampaikan pesan dalam momentum ini. Salah satunya adalah Prof. Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc., GRCP., Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang mengungkap permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pengurus dan warga Persyarikatan Muhammadiyah.

Senada dengan hal tersebut, Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, menegaskan bahwa tradisi saling memaafkan di bulan Syawal ini diharapkan menjadi awal untuk melanjutkan kehidupan dengan semangat baru pasca Ramadan.

Lebih lanjut, Irman Gusman, Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI, menyampaikan bahwa Muhammadiyah harus tampil terdepan dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki peran strategis yang tidak terpisahkan dalam pembangunan umat dan bangsa.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., dalam sambutannya turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pimpinan organisasi otonom, majelis, lembaga, serta amal usaha yang telah berkontribusi dalam memajukan Muhammadiyah hingga memperoleh kepercayaan luas dari masyarakat. Haedar juga menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota pasukan perdamaian RI di Lebanon, serta menyoroti dinamika global yang diwarnai konflik dan krisis kemanusiaan. 

“Muhammadiyah harus senantiasa berada di garis nilai-nilai kebangsaan, serta berperan aktif dalam mengawal arah pembangunan Indonesia menuju negara yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.