Pastikan Stok BBM Aman di Kota Ambon, Pemkot dan Pertamina Imbau Warga Tak Panic Buying
Mesya Marasabessy April 01, 2026 03:41 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tak panic buying terhadap pembelian BBM.

Imbauan ini disampaikan usai memimpin Inspeksi Dadakan (Sidak) menyusul kepadatan antrean di sejumlah SPBU di Kota Ambon.

Menurut Wattimena, stok BBM tersedia dan cukup untuk beberapa waktu kedepan.

Orang nomor satu di Kota Ambon itu menegaskan kepada masyarakat untuk tidak langsung percaya atas informasi atau isu beredar yang belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.

"Jika ada informasi tentang kelangkaan BBM, kami pastikan itu tidak benar. Stok BBM di Kota Ambon tersedia dan mencukupi. Jangan percaya isu-isu yang menyesatkan, seperti BBM habis atau harga naik,” tegasnya, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Sampah Berserakan di Jalan Pattimura Tual, Warga Harap Bangun Kesadaran Bersama

Baca juga: Ambon Kota Musik Dunia Milik Siapa? Siera Latupeirissa Ajak Musisi Bersatu Tuntut Regulasi Layak

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus penyebaran informasi palsu dengan menyebarkan pesan yang benar kepada lingkungan sekitar. 

Menurutnya, setiap kebijakan resmi pasti akan diumumkan secara terbuka oleh pemerintah.

Ia berharap masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak mengisi dalam jumlah yang banyak, sehingga tidak terjadi penumpukan. 

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga melalui Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, memastikan pendistribusian BBM berjalan dengan maksimal. 

Pendistribusian BBM dilakukan dari Integrated Terminal Wayame Ambon ke layanan pengisian BBM di SPBU kepada masyarakat Ambon. 

Ditegaskannya, stok dan suplai dari kapal dalam kondisi aman, meskipun terjadi lonjakan konsumsi. 

"Stok kami sampaikan sekali lagi dalam kondisi aman, kami juga dapat memenuhi lonjakan konsumsi masyarakat pada Senin kemarin (30/3) untuk kebutuhan Pertalite dan Pertamax dengan melakukan suplai tambahan sekitar 60?ri normal hariannya. Artinya, dengan lonjakan ini pun, sebetulnya stok masih tersedia," jelasnya. 

Dirinya pun kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta membeli BBM dengan bijak sesuai kebutuhan, terjadinya antrian bukan berarti terjadi kekosongan produk di SPBU. 

Selain itu, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk mengkonfirmasi dahulu informasi yang beredar untuk menghindari terjadinya panic buying.

"Kami terus menjaga stok di Fuel Terminal serta proses distirbusi ke SPBU dilakukan seefektif mungkin agar peningkatan  layanan pengisian BBM ke masyarakat terus berjalan. Mari gunakan energi secara bijak dan beli BBM sesuai kebutuhan," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.