PT Timah Dukung Program Ananda Bersinar Tanamkan Edukasi Anti Narkoba Sejak Dini
Ardhina Trisila Sakti April 01, 2026 12:23 PM

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- PT Timah (Persero) Tbk berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Ananda Bersinar yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pangkalpinang, Selasa (31/3/2026).

PT Timah memberikan dukungan untuk kegiatan Lomba Da’i dan Da’iyah, yang menjadi bagian dari Aksi Nasional Anti Narkotika Anak Bersih Narkoba Tahun 2026 yang diikuti sebanyak 71 peserta.

Melalui pendekatan keagamaan, lomba ini menjadi sarana edukasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan bahaya narkoba secara santun dan menyentuh, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sejak usia dini.

Kepala BNN Kota Pangkalpinang, Kombes Pol Muhammad Nizar menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda sehingga upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin.

“Penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Melalui program Ananda Bersinar, kami berkomitmen melakukan pencegahan sejak dini, salah satunya melalui media dakwah agar pesan anti narkoba dapat tersampaikan dengan baik,” ujarnya.

Dirinya mengapresiasi peran PT Timah yang telah mendukung kegiatan ini, hal ini menurutnya upaya bersama untuk mewujudkan Generasi Emas 2045.

"Semoga kedepan bisa terus berkolaborasi dengan PT Timah untuk medukung kegiatan P4GN yakni pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," ucapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol. Eko Kristianto mengapresiasi kontribusi PT Timah dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pencegahan narkoba di daerah.

"Sinergi ini menunjukkan bahwa PT Timah sebagai BUMN memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap pembangunan sumber daya manusia di Bangka Belitung, khususnya dalam membentengi generasi muda dari bahaya narkoba. Kami berharap kedepan, kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada perlombaan, tetapi juga pada program-program pencegahan yang lebih luas dan berkelanjutan di tengah masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan, lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan advokasi bagi anak-anak untuk memahami bahaya narkoba.

“Kegiatan lomba ini merupakan salah satu strategi dalam upaya pencegahan, yakni memberikan informasi, edukasi, serta advokasi kepada anak usia dini. Kita ingin anak-anak sekolah dasar mulai berani menyuarakan bahaya narkoba dan mampu membentengi diri untuk menolaknya,” jelasnya.

Salah satu peserta, Meghumi Arazyqya Zhaura Lora, siswi MIN 1 Bangka Tengah yang berhasil meraih juara pertama, mengaku bangga dapat mengikuti lomba tersebut.

"Saya senang bisa mengikuti lomba ini. Meski baru pertama kali mengikuti lomba saya semangat karena sudah latihan didampingi orang tua," katanya. (*/E2)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.