Warga Saksikan Jalannya Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Noni di Desa Rubit Sikka
Hilarius Ninu April 01, 2026 02:47 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Proses hukum kasus dugaan tindak pidana pembunuhan di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT saat ini masih ditangani aparat Penyidik Polres Sikka.

Yang mana penanganan kasus  yang menyebabkan pelajar SMP di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka meninggal dunia bernama STN alias Noni (14) memasuki tahap rekonstruksi.

Proses rekonstruksi dalam penyidikan tindak pidana adalah kegiatan memperagakan kembali bagaimana tersangka melakukan tindak pidana. 

Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang peristiwa yang terjadi, membantu penyidik dalam mengungkap kasus dan melengkapi berkas perkara.

 

Baca juga: Rambut, Tiga Jari Tangan dan Hp Korban Pembunuhan di Rubit Sikka Hilang

 

 

Pada Rabu (1/4/2026) siang, Penyidik Polres Sikka melakukan rekontruksi kasus tersebut di rumah para tersangka di Desa Rubit.

Awalnya, rekonstruksi dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 Wita namun molor hingga pukul 12.30 Wita.

Proses rekon ini pun melibatkan para tersangka dan saksi. Di mana jalannya langkah kepolisian dalam rangka penuntasan kasus tersebut disaksikan warga yang berkerumunan dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Di lokasi rekon, sempat mendung dan hujan rintik namun tidak menghalangi warga dari berbagai desa untuk terus memadati sekitar TKP.

Kepala Desa Rubit, Polikarpus Heret yang ditemui di lokasi rekon mengimbau masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban selama proses rekonstruksi berlangsung.

Ia pun meminta warga tidak terpancing emosi dan tetap menghormati jalannya proses hukum yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian. Sementara itu, aparat keamanan tampak bersiaga di lokasi.

“Kami sudah melaksanakan pendekatan dengan kepolisian bahwa kita boleh mengikuti kegiatan yang ada dengan catatan sanggup menjaga kondisi yang aman di lokasi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan pembunuhan ini bermula saat korban STN dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Jumat (20/2/2026). 

Akan tetapi tiga hari kemudian, Senin (23/2/2026), jasad korban ditemukan di aliran kali di Desa Rubit, Kabupaten Sikka pada 23 Februari 2026.(ris)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.