Tak Hanya ULM, SMA-SMA di Banjarmasin Luluskan Siswa ke Kampus Favorit di Pulau Jawa
Irfani Rahman April 01, 2026 06:48 PM

Di antaranya SMAN 7 Banjarmasin, data masuk Rabu (1/4/2026) per 16.00 Wita, sekolah ini meloloskan 96 peserta didik di SNBP.

Kepala SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin menjelaskan tren kelulusan siswa-siswi di sekolahnya selalu mengalami kenaikan setiap tahun.

Dijabarkannya, dari 2023 hingga 2025 meloloskan sekitar 35-40 persen peserta didik, dari dari 2025 ke 2026 ada kenaikan kisaran 30 persen dari 70 siswa menjadi 97 siswa, dan angka ini masih berpeluang bertambah jika masih ada siswa yang melaporkan kelulusannya.

Baca juga: Universitas Lambung Mangkurat Catat 12 Ribu Pendaftar SNBP 2026, 20 Kursi Masih Tersisa

Baca juga: Lapor ke Ombudsman Kalsel, Dosen ULM Mengaku Tak Digaji 4 Bulan

SMAN 7 mendapatkan jatah siswa eligible untuk SNBP sekitar 40 persen dari total siswa kelas 12, yang berjumlah 400, sehingga kuota siswa eligible yang didapat sekitar 170 orang.

"Jadi yang eligible itu artinya itu kan mereka punya hak untuk seleksi SNBP, tapi belum tentu semuanya lulus di SNBP karena ada seleksi lagi," jelasnya.

Selain ULM dan Poliban, data terbaru menunjukkan SMAN 7 meloloskan siswanya ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan kampus ternama lainnya yakni Universitas Indonesia dua orang, Universitas Airlangga satu orang, Universitas Brawijaya satu orang, Universitas Negeri Malang dua orang, Institut Pertanian Bogor satu orang, Institut Seni Indonesia Denpasar satu orang, dan Politekni Perkapalan Negeri Surabaya satu orang.

Terkait jurusan, Kedokteran masih menjadi favorit siswa-siswi SMAN 7, disusul jurusan lain ada Teknik, Kesehatan, Informatika, dan lainnya.

Kemudian, SMAN 2 Banjarmasin tercatat ada 74 siswa yang sudah melaporkan kelulusan SNBP per pukul 11.00 Wita, jumlah kemungkinan masih bisa bertambah.

Wakasek Bidang Kesiswaan SMAN 2 Banjarmasin, Akhmad Samadi menjelaskan tahun 2025 lalu ada 103 siswa SMAN 2 yang diterima lewat jalur SNBP.

Mayoritas murid SMAN 2 diterima di ULM, lalu ada pula lulus di Poliban, selain kampus lokal siswa-siswi juga diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga, UPN Veteran Jatim. 

Sementara itu, SMAN 1 Banjarmasin meloloskan 100 siswanya melalui jalur SNBP ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lokal maupun luar pulau.

Sama halnya dengan sekolah lainnya, ULM menjadi pilihan terbanyak SMAN 1 yang lolos jalur SNBP, kampus lokal lainnya ada Poliban.

Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Pulau Jawa pun bisa tembus, di antaranya Universitas Brawijaya tiga orang, Universita Indonesia dua orang, Universitas Airlangga satu orang, Universitas Negeri Yogyakarta satu orang, dan satu orang di Universitas Palangkaraya.

Kepala SMAN 1 Banjarmasin, Fery Setyawan Amadhy menjelaskan, jurusan Kedokteran sekolahnya meloloskan enam siswa di ULM, satu orang di Universitas Palangkaraya, sedangkan kedokteran gigi dua murid lolos di ULM.

Ia memaparkan nilai-nilai siswa tersebut sudah terlihat sejak kelas 10 menunjukkan tren positif hingga kelas 12 atau semester 5, sebab itu terdapat 149 siswa yang eligible, namun yang lolos SNBP 100 orang.

"Sampai saat ini 100 dari 149 artinya sekitar 76 persen dari kuota, ada kenaikan sebesar 7 persen dari tahun lalu 61 persen meskipun ini masih berjalan. Jadi 2/3 siswa kami sudah masuk SNBP," jelasnya.

Unggulan SMAN 1 sesuai visi misi adalah di bidang akademik, namun juga mendukung penuh kegiatan non akademik.

Para siswa diberi bimbingan konseling untum mengarahkan secara tepat minat dan bakatnya, tidak hanya fomo atau mengikuti tren saja.

Di 2026 ini, jurusan Kedokteran paling banyak diminati siswa eligible yakni 15 orang pendaftar, sementara ada tujuh yang lolos Kedokteran Umum.

"Dari segi akademik, kami langsung koordinasi dengan Guru BK untuk penjurusan anak-anak sejal awal masuk sekolah, lalu bekerja msama dengan pihak luar yakni lembaga bimbingan untuk mengetahui kekurangan anak-anak, sehingga dari awal sudah bisa kita evaluasi," pungkasnya. (Naa)


 

--

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.