Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengimbau masyarakat meningkatkan gotong royong dan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem, setelah meninjau dampak hujan angin di sejumlah wilayah, Senin (30/3/2026).
Imbauan tersebut disampaikan setelah Bupati melakukan pengecekan langsung di Kecamatan Karanganom, Tulung, dan Jatinom.
Dalam kunjungannya, ia melihat berbagai kerusakan bangunan akibat angin kencang.
Suasana di lapangan menunjukkan aktivitas warga yang mulai membersihkan lingkungan. Ranting pohon tampak berserakan di jalan, sementara sebagian warga memperbaiki bagian rumah yang rusak.
Bupati Hamenang juga terlihat berjalan menyusuri kawasan permukiman dan berdialog santai dengan warga.
Ia turut memantau kondisi kandang ternak serta fasilitas lingkungan yang terdampak.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung.
"Harapannya tentu ke depan apa yang sudah (tertulis dalam) surat edaran saya sampaikan beberapa bulan yang lalu, bisa dijalankan oleh warga masyarakat," kata Bupati Hamenang.
Pernyataan itu kemudian ia lanjutkan dengan penegasan terkait kondisi musim.
"Bagaimana cuaca (ekstrim) ini masih agak panjang nggih, sampai dengan April Pancaroba ini sehingga benar (perlu) kehati-hatian," tambahnya.
Ia menekankan pentingnya gotong royong sebagai langkah mitigasi. Salah satunya dengan memangkas pohon tinggi yang berpotensi membahayakan.
Selain itu, ia juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia di tingkat kecamatan.
"Alhamdulillah di Kabupaten Klaten ini sudah ada Kencana atau Kecamatan Tangguh Bencana, sehingga Insyaallah di kecamatan-kecamatan ini sudah ada peralatan-peralatan," ujarnya.
Kemudian ia menambahkan akses bantuan tersebut.
"Monggo silakan komunikasi dengan Bapak Ibu Camat, bisa pinjam peralatannya juga," pungkasnya.
Dalam kunjungan itu, tampak pula keterlibatan relawan dan aparat dalam membantu penanganan di lapangan, termasuk proses pembersihan dan distribusi bantuan. (*)