Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Puji Widodo
TRIBUNMADURA.COM, JOMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bersama warga membangun jembatan darurat di jalan yang ambles diterjang banjir.
Akses menuju Dusun Pojok, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, yang sempat terputus akibat jalan ambles, kini mulai berangsur pulih.
Meskipun jembatan darurat hanya menjadi solusi sementara.
Sebelumnya, jalan sepanjang lebih dari 15 meter di wilayah RT 06/RW 03 ambles setelah diterjang banjir, sehingga aktivitas warga sempat lumpuh total.
Kondisi tersebut mendorong penanganan cepat agar mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan.
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan pembangunan jembatan darurat dilakukan untuk meminimalkan dampak gangguan akses di wilayah tersebut.
"Pembangunan ini kami lakukan agar masyarakat tetap bisa beraktivitas meski jalan utama mengalami kerusakan," ucapnya kepada Tribun Jatim Network pada Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat.
Pada tahap awal, tim BPBD bersama warga memasang rangka dasar berupa bambu dan tiang penyangga.
Baca juga: Jalan di Tiris Probolinggo Ambles, Tak Bisa Dilintasi Kendaraan Roda 4
Menurutnya, pengerjaan akan dilanjutkan dengan penguatan konstruksi agar jembatan darurat aman dilalui.
"Besok akan kami tambahkan penguatan pada bagian atas, sehingga bisa digunakan dengan lebih aman oleh warga," katanya.
Meski tersedia jalur alternatif, warga harus menempuh jarak lebih jauh sehingga dinilai kurang efektif.
Oleh sebab itu, percepatan pembangunan jalur darurat menjadi prioritas utama.
Dalam penanganan ini, BPBD Jombang menurunkan sekitar 13 personel yang bekerja bersama warga setempat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca masih berpotensi ekstrem.
"Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah. Saat hujan deras disertai angin kencang, segera cari tempat aman," ungkapnya.
Baca juga: Pancaroba Picu Cuaca Ekstrem di Sampang, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Sementara itu, Pemerintah Desa Klitih memastikan perbaikan permanen jalan yang ambles akan segera dilakukan.
Kepala Desa Klitih, Siti Roaini, berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jombang untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayahnya.
"Perbaikan permanen akan segera kami upayakan, dan kami berharap ada bantuan dari pemerintah kabupaten agar prosesnya bisa lebih cepat," kata Siti Roaini saat dikonfirmasi terpisah.
Banjir akibat luapan sungai yang melanda Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Senin (30/3/2026) malam, menyebabkan kerusakan infrastruktur.
Salah satu jalan lingkungan di Dusun Pojok dilaporkan ambles dan terpaksa ditutup total.
Kerusakan terjadi di RT 06/RW 03 dan mulai diketahui warga pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Jalan paving yang berada di bantaran Sungai Pojok runtuh setelah tergerus arus deras saat banjir melanda kawasan tersebut.