Laporan wartawan TribunJatim.com, Ahmad Faisol
TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Tim gabungan menghentikan upaya pencarian setelah tubuh ibu Siti Ruqqiyah (35) dan anaknya, Moh Ibrohim (8), warga Desa Alas Kembang, Kecamatan Burneh, Bangkalan ditemukan hanya berselang 30 menit di Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Rabu (1/4/2026) sore.
Jasad Ruqqiyah ditemukan pertama kali pada pukul 15.30 WIB, sejauh sekitar 1 Km ke arah Barat dari titik pencarian melewati Jembatan Besel. Sementara jasad Ibrohim ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB, sekitar 500 meter lebih jauh dari lokasi penemuan jenazah ibunya.
Sebagaimana disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangkalan, Zainul Qomar.
"Tim gabungan sudah menemukan korban pertama yakni ibunya, ditemukan di belakang gedung SDN TunjungI. Selang 30 menit kemudian anakyan ditemukan. Informasi awal, jenazah ibunya sesuai kesepakatan keluarga akan dikebumikan di Bojonegoro, sementara ananya informasi awal akan dikebumikan di Dusun Kampek (Desa Alas Kembang)," singkat Qomar ketika ditemui di depan Kamar Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan.
Baca juga: Benda Mengapung Bikin Petugas Keamanan Pabrik di Gresik Curiga, Saat Didekati Ternyata Jenazah
Upaya pencarian pertama kali oleh pihak keluarga terhadap keberadaan korban ibu dan dilakukan pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Sore hari sebelumnya, Senin (30/3/2026), personel BPBD Bangkalan bersama pegawai Kecamatan Burneh, hingga Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim merancang perangkap untuk menangkap keberadaan dua ekor buaya di Sungai Tunjung.
Namun kesokan harinya, konsentrasi para petugas mendadak pecah setelah suara tangis histeris memecah keheningan pagi buta di kawasan Sungai Tunjung. Keberadaan seorang ibu, Siti Ruqqiyah bersama anaknya, Ibrohim tidak kunjung ditemukan sejak pukul 03.00 WIB.
Posisi Jenazah Ibu-Anak Terpisah Sejauh 500 Meter
Penemuan jasad ibu dan anak menjadi perhatian masyarakat sekitar Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh. Selain memadati hampir sepanjang garis bibir sungai, konsentrasi warga juga terpantau di Jembatan Besel yang membelah Sungai Tunjung untuk melihat proses evakuasi.
"Dengan ditemukannya dua korban maka operasi SAR dinyatakan selesai," ungkap Koordinator Pos SAR Sumenep, Madura, Nur Hadi didampingi Camat Burneh, Erwin Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan, Zainul Qomar.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pencarian telah sesuai dengan rencana operasi seperti malam sebelumnya, bahwa proses pencarian dilakukan sampai ke muara sungai. Sementara dalam briefing apel pagi, Rabu (1/4/2026), personel gabungan dibagi menjadi tiga tim.
Tim pertama, lanjutnya, melakukan penyelaman dan penyisiran di titik kejadian, tim kedua penyisiran dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK) hingga sejauh sekitar 2 Km ke arah muara, sementara tim ketiga dari muara ke arah LKK.
"Untuk titik lokasi penemuan antara korban pertama dan kedua kurang lebih 500 meter. Artinya jasad korban kedua ditemukan sejauh 1,5 Km dari titik kejadian," pungkasnya.