TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kota Surakarta terus menunjukkan tren positif dalam tata kelola pemerintahan daerah. Memasuki tahun 2025, kota ini mencatat berbagai capaian penting di sektor ekonomi, pelayanan dasar, hingga raihan penghargaan tingkat nasional.
Sejumlah kebijakan yang diterapkan Pemerintah Kota Surakarta dinilai berhasil mendorong kesejahteraan masyarakat. Selain itu, transparansi dan inovasi dalam pemerintahan juga semakin terlihat dalam berbagai aspek pembangunan.
Dari sisi ekonomi, Kota Surakarta mencatat peningkatan pada sejumlah indikator utama. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada di angka 84,41 persen pada 2025, menunjukkan kualitas hidup masyarakat yang tetap terjaga di level tinggi.
Tak hanya itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,31 persen menjadi 7,69 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran tercatat sangat rendah, yakni di angka 0,11 persen.
Pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan tren positif. Angkanya meningkat dari 5,61 persen menjadi 5,63 persen. Pendapatan per kapita masyarakat pun ikut naik signifikan, dari Rp122,53 juta menjadi Rp130,02 juta.
Namun demikian, ketimpangan pendapatan yang diukur melalui Gini Rasio mengalami kenaikan dari 0,380 menjadi 0,398. Meski begitu, secara umum capaian ini menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan ekonomi dan sosial yang diterapkan tetap mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, keberhasilan Surakarta juga tercermin dari pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kota Surakarta berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2024.
Baca juga: 5 Wisata di Solo Jateng yang Punya Suasana Tempo Dulu, Ada Keraton Surakarta & Pura Mangkunegaran
Selain itu, hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2024 atas LPPD Tahun 2023 menunjukkan capaian tinggi dengan skor 3,7916.
Dari sisi realisasi anggaran, penerimaan daerah tercatat mencapai Rp2,22 triliun, sementara pengeluaran sebesar Rp2,12 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang Rp911,16 miliar, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp1,31 triliun.
Adapun pada sisi belanja, Belanja Operasi mendominasi dengan Rp1,89 triliun. Disusul Belanja Modal sebesar Rp227,97 miliar dan Belanja Tak Terduga Rp1,4 miliar.
Transparansi dalam pengelolaan anggaran ini menjadi salah satu faktor penting yang mendukung stabilitas keuangan daerah, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah Kota Surakarta.
Kualitas pelayanan dasar di Kota Surakarta menunjukkan capaian yang sangat impresif. Berbagai sektor layanan publik bahkan telah mendekati hingga mencapai angka sempurna, menandakan optimalnya kinerja pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di sektor pendidikan, tingkat pelayanan telah mencapai 98,69 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa akses dan kualitas pendidikan di Kota Surakarta terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Sementara itu, layanan kesehatan mencatat angka hampir sempurna, yakni 99,99 persen. Hal ini mencerminkan tingginya kualitas fasilitas kesehatan serta pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Baca juga: Dubes Iran untuk Indonesia Boroujerdi Mendadak ke Solo, Jokowi Sajikan Gudeg hingga Opor Ayam
Tak hanya itu, sejumlah sektor lain bahkan berhasil mencatatkan capaian maksimal. Layanan di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang telah mencapai 100 persen. Begitu pula dengan layanan perumahan rakyat dan kawasan permukiman yang juga berada di angka 100 persen.
Di sisi lain, pelayanan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat turut mencatatkan capaian sempurna, yakni 100 persen. Layanan sosial pun tak kalah optimal dengan angka capaian yang juga menyentuh 100 persen.
Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Tak berhenti di situ, pemerintah daerah juga terus menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi serta sistem pelayanan baru.
Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan efisiensi sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik di Kota Surakarta.
Beberapa inovasi unggulan yang diterapkan antara lain Click Your Space dari Dinas Pekerjaan Umum yang merupakan pengembangan sistem penataan ruang terpadu berbasis integrasi RDTR dengan OSS RBA melalui aplikasi serta kolaborasi dengan akademisi dan stakeholder untuk mewujudkan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan efisien.
TULADA (Trending Unit Layanan Aduan Surakarta) dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, inovasi ini merupakan penguatan sistem pengaduan masyarakat berbasis digital melalui integrasi platform ULAS dengan strategi komunikasi interaktif Wali Kota melalui live streaming serta pemanfaatan analisis data aduan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang transparan, responsif, dan kolaboratif.
LANTATUR (Layanan Tanpa Turun) dari Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta yang merupakan pengembangan layanan administrasi kependudukan berbasis jemput bola melalui LANTATUR yang menyediakan hampir seluruh jenis layanan secara terpadu di lokasi-lokasi strategis untuk memudahkan akses masyarakat secara cepat, praktis, dan bebas pungutan liar.
DILARISI (Digitalisasi Layanan Retribusi Sampah Inovatif) dari Dinas Lingkungan Hidup yang merupakan pengembangan sistem pembayaran retribusi persampahan berbasis digital yang memungkinkan transaksi dilakukan secara online dengan mudah, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan efisiensi layanan dan kepatuhan masyarakat.
E-BPHTB (Elektronik Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) Paperless dari Badan Pendapatan Daerah yang merupakan layanan pembayaran BPHTB secara elektronik tanpa menggunakan kertas. Layanan ini bertujuan untuk menghemat waktu dan biaya wajib pajak.
LAMPU JAWA (Layanan Lumpur Tinja Terjadwal) dari Perusahaan Umum Daerah Toya Wening yang memastikan pengelolaan sanitasi domestik dilakukan secara berkala, aman, dan sesuai standar guna meningkatkan kualitas lingkungan dan Kesehatan masyarakat.
Keberhasilan Kota Surakarta dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik juga mendapatkan pengakuan melalui berbagai penghargaan tingkat nasional.
Kota ini meraih penghargaan Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2025 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Wali Kota Surakarta Respati Ardi juga memperoleh penghargaan TOP BUMD Awards 2025 dari Majalah TOP BUSINESS sebagai TOP Pembina BUMD 2025.
Perumda BPR Bank Solo juga mendapatkan penghargaan TOP BUMD Awards 2025 sebagai Top BUMD Bintang 5.
Kemudian Direktur Utama Bank Solo Ir. Agung Riawan juga mendapatkan penghargaan TOP BUMD Awards 2025 sebagai Top CEO BUMD 2025.
Lalu Perumda PAU Pedaringan juga mendapatkan penghargaan TOP BUMD Awards 2025 sebagai Top BUMD Bintang 4.
Direktur Utama Perumda PAU Pedaringan Syaifudin Bahri juga menyabet penghargaan TOP BUMD Awards 2025 sebagai Top CEO BUMD 2025.
Perumda Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) juga mendapatkan penghargaan TOP BUMD Awards 2025 sebagai Top BUMD Bintang 4.
Majalah TOP BUSINESS juga memberikan penghargaan TOP BUMD Awards 2025 kepada Direktur Utama TSTJ, Achmad Syukri Prihanto sebagai Top CEO BUMD 2025.
Selain itu penghargaan juga didapatkan oleh Kota Surakarta atas Implementasi Program Smart City 2024 Kategori Program Kolaborasi pada Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional Gerakan Menuju Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI.
Lalu Kementerian Pariwisata RI juga memberikan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2025 kategori Destinasi Belanja untuk Ngarsopuro Night Market.
Kementerian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI juga memberikan penghargaan Proklim kepada Pemerintah Kota Surakarta yang telah Berpartisipasi Aktif dalam Melaksanakan Pembinaan Program Komunitas untuk Iklim (ProKlim) di Daerah.
Penghargaan ASKOMPSI Digital Leadership Government Awards 2025 juga diberikan kepada Budi Murtono, S.E., M.Si sebagai Sekretaris Daerah Terbaik Kategori Vision.
Kementerian Agama RI juga memberikan Penghargaan Harmony Award 2025 kepada Pemerintah Kota Surakarta sebagai Peringkat II Kinerja Terbaik Pemerintah Daerah Tingkat Kota.
Kemudian Kementerian Pariwisata RI memberikan Penghargaan Most Inspiring Tourism Leader pada Wonderful Indonesia Awards 2025.
Lalu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI juga memberikan Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 kategori Kota Terinovatif peringkat 4 nasional.
Kemendagri juga berikan Penghargaan atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Skor 3,7916 dan Status Kinerja Tinggi Berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2024.
(Tribunnewsmaker.com/*)