Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasane
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Rumah seorang pria Lanjut Usia (Lansia) di Desa Tou, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah terbakar, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 13.15 Wita.
Rumah konstruksi kayu ini milik Beong (80).
Cuaca panas dan angin bertiup kencang mempercepat api merembet ke seluruh bangunan.
Baca juga: RSUD Undata Palu Genjot Fasilitas KRIS, Target 60 Persen Tempat Tidur Standar Tahun Ini
"Tolong dulu pemadam," teriak seorang wanita dalam video dilihat TribunPalu.com.
Namun, sampai api padam tak ada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).
Jarak Desa Tou dan markas Damkar di Jl Urip Sumoharjo, Moilong sekitar 100 Kilometer.
Jarak tempuh dua jam lebih.
Akhirnya, warga menggunakan ember untuk menjinakkan api.
Rumah telah rata dengan tanah. Kayu hangus dilalap api.
Kapolsek Toili, IPTU I Putu Pratama Yoga mengatakan, kebakaran terjadi saat pemilik istirahat.
Tapi Beong emudian terbangun karena mendengar suara percikan api.
Baca juga: Jenazah Moh Sadhak Husain Dimakamkan di Palu Setelah Shalat Jumat
Setelah korban keluar untuk cek sumber suara, ia mendapati meteran rumah miliknya sudah dalam keadaaan terbakar.
“Saksi berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar berdatangan dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya,” jelasnya.
Ia menerangkab, kobaran api disertai angin kencang.
Bangunan rumah kayu, sehingga api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah.
Menurut Kapolsek, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran.
Baca juga: Berjuang Lawan Leukimia, Ketua Komisi III DPRD Morowali Moh Sadhak Husain Wafat di RS Undata Palu
Tetapi berdasarkan keterangan korban, dugaan sementara kebakaran dipicu terbakarnya meteran listrik.
“Tak ada korban jiwa, kerugian materil akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp30 juta,” jelasnya. (*)