Pendaftaran Program 1000 Sarjana Kota Batu Dibuka, Simak Cara dan Persyaratannya
Eko Darmoko April 02, 2026 04:35 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Program 1000 Sarjana yang digagas Pemerintah Kota Batu tahun 2026 ini kembali dibuka.

Pendaftaran beasiswa khusus warga Kota Batu untuk melanjutkan ke jenjang sarjana itu dapat diakses seluruh masyarakat, dengan berbagai persyaratan yang wajib dilengkapi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, ada beberapa kategori penerima manfaat, mulai dari prestasi akademik, non-akademik, masyarakat kurang mampu, hafiz Quran, penyandang disabilitas, guru non ASN, hingga kategori pembangunan daerah atau perangkat desa.

Bagi yang ingin mendaftar, dapat melihat di laman bit.ly/web1000sarjana yang telah disediakan oleh Dinas Pendidikan Kota Batu.

Calon peserta wajib mengunduh persyaratan dan template proposal sesuai kategori beasiswa. Berikutnya calon peserta wajib mengisi dan mencetak dokumen.

Baca juga: Update Stok BBM di Kota Batu: Antrean SPBU Lengang, Warga Lega Harga Tak Naik: Semoga Gak Ngeprank

"Bukti pendaftaran yang diterima melalui email wajib dicetak dan dilampirkan dalam proposal,” kata Alfi Nurhidayat, Kamis (2/4/2026).

Setelah itu, lanjut Alfi, berkas proposal kemudian dikumpulkan dalam dua rangkap, masing-masing diserahkan ke Dinas Pendidikan Kota Batu dan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Batu.

"Nantinya proposal yang telah lengkap akan diverifikasi dan peserta yang lolos akan dihubungi melalui WhatsApp oleh admin,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya program ini dapat mencetak SDM unggul untuk mendukung pembangunan daerah.

Selain itu juga dapat menekan kesenjangan antara jumlah lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca juga: ASN Pemkab Malang WFH Tiap Jumat Bisa Mengirit Dana Rp 150 Juta, Bupati Sanusi Pastikan Layanan Aman

“Tujuan program ini untuk meningkatkan kualitas SDM di Kota Batu serta memberikan kesempatan bagi masyarakat, terutama yang kurang mampu untuk mengakses pendidikan tinggi,” jelasnya.

Tahun 2025 lalu ada sebanyk 273 peserta yang berhasil lolos dan menjadi penerima manfaat. Sedangkan untuk tahun ini akan dibuka untuk sekitar 400 peserta.

Besaran bantuan yang diperoleh yakni maksimal sebesar Rp 10 juta per semester untuk jurusan kedokteran, dengan skema pembayaran per semester dengan bantuan pembiayaan paling lama delapan semester.

“Jika masa studi melebihi batas tersebut, biaya selanjutnya menjadi tanggungan pribadi mahasiswa. Kebijakan ini diterapkan untuk mendorong penyelesaian studi tepat waktu,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.