TribunGayo.com, REDELONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah bersama Dinas Pangan Aceh resmi meluncurkan intervensi pasar melalui skema Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) atau bantuan ongkos angkut.
Hal tersebut menindaklanjuti arahan tegas Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf (Mualem), terkait penguatan ketahanan pangan dan perlindungan daya beli masyarakat pascabencana hidrometeorologi.
Langkah ini merupakan respon cepat atas instruksi Gubernur Aceh untuk menstabilkan harga komoditas pokok di wilayah terdampak.
Sebanyak 12.000 kg (12 ton) gula konsumsi telah tiba dan dijadwalkan didistribusikan secara serentak pada Kamis, (2/4/2026).
Program subsidi biaya angkut ini bertujuan memangkas harga di tingkat pengecer agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga dibawah rata-rata pasar.
Pemerintah menetapkan harga jual subsidi sebesar Rp 20.000 per kilogram (maksimal 1 kg per Kepala Keluarga).
Sementara guna memastikan efektivitas penurunan harga di pasar rakyat, pasokan 12 ton (12.000 kg) gula pasir telah disebar ke 9 titik pengecer utama dengan rincian sebagai berikut:
Total Keseluruhan Distribusi: 12.000 kg.
Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar menegaskan bahwa seluruh pedagang mitra wajib mematuhi harga jual sesuai komitmen.
Karena biaya transportasi telah sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, tidak ada alasan bagi pengecer untuk menjual di atas harga yang disepakati.
"Dengan masuknya 12 ton gula melalui skema subsidi transportasi ini, beban logistik sudah ditanggung pemerintah.
Kami meminta para pedagang dari Pondok Baru hingga Lampahan untuk segera menyesuaikan harga jual agar masyarakat terdampak bencana dapat langsung merasakan manfaatnya," tegas Bupati.
Lalu untuk menjamin tepat sasaran, Pemerintah Daerah melalui Satgas Pangan dan Dinas Pangan Aceh akan melakukan pemantauan langsung di lapangan pada hari distribusi.
Pengawasan ini dilakukan guna memastikan stok tersedia di kios pengecer dan dijual sesuai ketentuan subsidi.
Program ini diharapkan mampu menjadi "bantalan" ekonomi yang efektif bagi warga Bener Meriah dalam masa pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah tersebut. (***Bustami***)
Baca juga: Dominan Berawan, Berikut Prediksi Cuaca Bener Meriah Besok 2 April 2026
Baca juga: Bener Meriah Terus Diguyur Hujan, Polantas Imbau Pengendara Waspada Jalur Licin dan Longsor
Baca juga: Harga Emas di Bener Meriah Melonjak Hari Ini 31 Maret 2026, Minat Pembeli Tetap Tinggi