Respons Justin Hubner soal Skandal Paspor Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda
Drajat Sugiri April 02, 2026 04:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Kabar soal polemik paspor pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berkarier di Eredivisie alias Liga Belanda memang menjadi sorotan belakangan ini.

Bek tangguh Skuad Garuda, Justin Hubner, akhirnya angkat bicara mengenai polemik paspor dan izin kerja pemain non-Uni Eropa yang kini tengah menjadi isu panas di Liga Belanda.

Isu administrasi ini mencuat setelah klub NAC Breda melayangkan protes keras kepada Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). 

Protes tersebut berbuntut panjang hingga memunculkan ancaman denda, bahkan larangan berlatih bagi sejumlah pemain internasional, termasuk para bintang Timnas Indonesia.

Bermula dari Protes Keras NAC Breda

BERSELEBRASI - Bek Timnas Indonesia, Dean James (Tiga dari kanan) melakukan selebrasi bersama rekan satu tim Go Ahead Eagles, setelah mencetak assist dalam pertandingan matchday kedua Liga Eropa melawan Panhatinaikos, Kamis (2/10/2025) malam WIB.
BERSELEBRASI - Bek Timnas Indonesia, Dean James (Tiga dari kanan) melakukan selebrasi bersama rekan satu tim Go Ahead Eagles, setelah mencetak assist dalam pertandingan matchday kedua Liga Eropa melawan Panhatinaikos, Kamis (2/10/2025) malam WIB. (Instagram @gaeagles)

Skandal ini meledak setelah NAC Breda menyoroti keabsahan bek Go Ahead Eagles, Dean James, usai mereka kalah telak 0-6. 

Dean James diduga tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemain Uni Eropa setelah resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI).

Secara hukum, pemain yang telah melepas paspor Belanda membutuhkan izin kerja khusus dan standar gaji yang lebih tinggi dibandingkan pemain lokal. 

Efek domino dari kasus ini pun merembet ke nama-nama besar lainnya seperti Mees Hilgers (FC Twente), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), Tim Geypens (FC Emmen), hingga Justin Hubner sendiri yang kini membela Fortuna Sittard.

Baca juga: Sebut Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen, Media Malaysia Kena Rujak Nitizen

Reaksi Justin Hubner

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menjalani debut dengan klub barunya, Fortuna Sittard melawan tim asuhan Erik Ten Hag, Bayer Leverkusen di Offermans Joosten Stadium, Sabtu (2/8/2025) dini hari WIB. Foto diambil dari Instagram Fortuna Sittard pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menjalani debut dengan klub barunya, Fortuna Sittard melawan tim asuhan Erik Ten Hag, Bayer Leverkusen di Offermans Joosten Stadium, Sabtu (2/8/2025) dini hari WIB. Foto diambil dari Instagram Fortuna Sittard pada Sabtu, 2 Agustus 2025. (Instagram Fortuna Sittard)

Mengenai kasus tersebut, Justin Hubner pun akhirnya memberikan komentarnya.

Pemain yang dikenal lugas di lapangan ini mengaku masih buta terkait nasibnya di klub saat kembali ke Belanda nanti.

Ketidakpastian ini terasa krusial mengingat Fortuna Sittard dijadwalkan akan bertandang ke markas AZ Alkmaar di Stadion AFAS, Sabtu (4/4/2026). 

Hubner mengaku belum bisa memastikan apakah dirinya diizinkan tampil atau justru harus menepi akibat investigasi ini.

"Saya tidak tahu," ujar Justin Hubner singkat saat ditanya mengenai polemik tersebut, seperti dikutip dari BolaSport, Kamis (2/4/2026).

"Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya juga tidak tahu (apakah bisa bermain pekan depan)," tuturnya.

Investasi dari FBO

Saat ini, Federasi Organisasi Sepak Bola Profesional Belanda (FBO) tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan kepatuhan klub terhadap aturan izin kerja. 

Kabar buruknya, selama proses investigasi berlangsung, pemain yang terindikasi bermasalah dikabarkan dilarang mengikuti kegiatan klub maupun sesi latihan.

Berbeda dengan Hubner dan kawan-kawan, posisi Maarten Paes dikabarkan aman karena Ajax Amsterdam dilaporkan telah menyelesaikan seluruh proses administrasi dengan tuntas sejak awal mendatangkan sang kiper dari FC Dallas pada bursa transfer musim dingin lalu.

Kini, publik sepak bola tanah air hanya bisa berharap masalah administrasi ini segera selesai agar performa para pilar Timnas Indonesia di Eropa tidak terganggu.

Selain empat pemain naturalisasi Timnas Indonesia, kasus ini juga menyeret 25 pemain lain, termasuk pemain asal Suriname dan Cape Verde.

Investigasi KNVB menargetkan pemain yang pindah kewarganegaraan namun tetap didaftarkan sebagai pemain Uni Eropa.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (BolaSport.com/Wila Wildayanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.