Kenang 12 Korban Tewas, PUPR Jateng Bangun Jalur Penyelamat Purworejo
Daniel Ari Purnomo April 02, 2026 07:27 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bayang-bayang kelam kecelakaan maut di jalur ekstrem Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, meninggalkan duka yang mendalam.

Merespons tragedi berdarah yang memakan belasan korban jiwa tahun lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akhirnya mengambil langkah mitigasi tegas.

Tahun ini, proyek infrastruktur krusial berupa pembangunan jalur penyelamat darurat (escape ramp) akan segera dieksekusi guna memastikan nyawa pengguna jalan lebih terlindungi.

Baca juga: Kecelakaan Minibus di Jalan Daendels Purworejo, Korban Terjepit Bodi Selamat Dievakuasi

Latar Belakang Tragedi

Keputusan strategis ini tak lepas dari rentetan kecelakaan maut akibat kontur medan jalan yang terlampau curam.

Puncaknya terjadi pada 7 Mei 2025 silam, saat sebuah angkutan umum minibus bertabrakan dahsyat dengan truk. Insiden mengerikan tersebut merenggut nyawa 12 orang dan membuat enam lainnya menderita luka-luka.

"Iya, proyek jalur penyelamat Kalijambe mulai kami garap tahun ini, sekarang masih proses tender," ungkap Kepala Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat ditemui Tribunjateng.com di ruang kerjanya, Kota Semarang, Kamis (2/4/2026).

Target Pelaksanaan Proyek

Henggar memaparkan bahwa anggaran fisik yang dialokasikan untuk memuluskan proyek kemanusiaan ini mencapai angka Rp19 miliar.

Sebagai langkah awal, pihak pemerintah telah merampungkan tahapan krusial, yakni ganti untung lahan warga di sekitar titik rawan.

"Kami sudah melakukan pembebasan lahan milik warga yang hendak dijadikan jalur penyelamat, nilainya mencapai Rp1 miliar, lahannya tidak terlalu luas," jelasnya.

Saat ini, proses lelang atau tender tengah digulirkan sepanjang bulan April. Jika tidak ada hambatan berarti, alat berat akan mulai membongkar tanah selambat-lambatnya bulan depan.

"Kami target bulan Mei sudah bisa terlaksana, tapi mudah-mudahan sebelum Mei sudah jalan," imbuh Henggar dengan penuh harap.

Kehadiran jalur penyelamat di ruas Kalijambe ini melengkapi deretan upaya pencegahan serupa yang telah sukses diterapkan Dinas PUPR Jateng, seperti di jalur ekstrem Pemalang-Purbalingga.

"Proyek jalur penyelamat di jalan provinsi ini bagian dari upaya menekan angka kecelakaan," tambahnya menutup perbincangan. (Iwn)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.