Asprov PSSI Papua Barat Tegas: Pemain yang Tidak Terdaftar Bisa Disanksi bersama Ofisial Klub
Hans Arnold Kapisa April 02, 2026 11:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Barat menyoroti penggunaan pemain yang tidak terdaftar dalam sistem kompetisi Liga 4 Papua Barat.

Ketua Asprov PSSI Papua Barat, Faisal Kelian, mengungkap adanya pemain yang dimainkan tanpa tercantum dalam daftar resmi pertandingan, baik sebagai starter maupun cadangan. 

Temuan itu diketahui setelah dilakukan pengecekan data usai laga berlangsung, Rabu (1/4/2026).

“Tadi ada insiden, setelah dicek ternyata pemain tersebut tidak terdaftar dalam database, baik di starter eleven maupun pemain cadangan,” ujar Faisal.

Ia menegaskan bahwa pemain yang tidak terdaftar bisa mendapatkan sanksi bersama ofisial klub jika merujuk pada Pasal 28 Kode Disiplin PSSI Tahun 2003. 

"Dimana memainkan pemain yang tidak sah seperti belum terdaftar di sistem transfer, masa kontrak habis, atau dilarang bermain dikategorikan sebagai tindakan tidak disiplin," ujarnya. 

Adapun sanksi bagi pemain dan ofisial, yakni pemain yang bersangkutan dan ofisial klub yang bertanggung jawab bisa mendapatkan sanksi tambahan.

"Sanksi tambahan berupa larangan bermain atau beraktivitas di lingkungan PSSI untuk jangka waktu tertentu (skorsing)," tegasnya. 

Baca juga: Dua Gol Dominggus Kerewai Antar Putra Telbin FC Menuju Papan Atas Grup B Liga 4 Papua Barat

Menurut Faisal, Asprov PSSI Papua Barat telah memberikan peringatan langsung kepada ofisial klub agar lebih teliti dalam menyusun daftar pemain sebelum pertandingan dimulai.

“Saya sudah sampaikan kepada ofisial klub agar tidak mengulangi kejadian ini dan harus menyusun pemain sesuai data yang sudah diverifikasi,” tambahnya.

Ia menekankan, kesalahan administratif semacam ini seharusnya dapat dihindari apabila setiap klub melakukan pengecekan ulang terhadap data pemain yang telah didaftarkan ke sistem kompetisi.

Karena itu, Asprov PSSI Papua Barat mengimbau seluruh klub peserta Liga 4 agar lebih cermat dalam pengelolaan administrasi pemain guna menghindari miskomunikasi yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.

“Kami akan mengimbau semua klub agar lebih jeli dalam memasukkan data pemain, sehingga tidak terjadi miskomunikasi saat pertandingan,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.