Penyebab Sopir Truk Ditusuk Pegawai SPBU hingga Tewas, Korban Sempat Tantang Pelaku
Noval Andriansyah April 03, 2026 01:19 AM

Tribunlampung.co.id, Palembang - Penyebab sopir truk bernama M Eso Pratama alias MEP (26), ditusuk pegawai SPBU hingga tewas, ternyata korban sempat menantang pelaku berkelahi.

Pria yang merupakan warga Jalan Abri Masuk Desa, Talang Jambe, RT 015/RW 004, Kelurahan Sukarami, Palembang itu, baru saja mengisi BBM jenis solar.

Peristiwa ini terjadi di pom bensin depan SPBU 24.301.111 Punti Kayu, Jalan Kol. H. Burlian KM 7, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Dikutip dari TribunSumsel.com, berawal saat korban mengisi bahan bakar solar menggunakan mobil truk.

Namun, saat sedang mengisi bahan bakar, tiba-tiba mesin pompa SPBU mati.

Baca juga: Kronologis Sopir Truk Tewas Ditusuk Pegawai SPBU, Sempat Cekcok Gegara Isi BBM

Selanjutnya, saksi DN menjelaskan bahwa waktu untuk mengisi bahan bakar solar telah selesai, namun saat itu korban tidak terima karena bahan bakarnya belum selesai diisi.

Selanjutnya, korban pun menemui pelaku SI (25) selaku pengawas SPBU dan setelah bertemu terjadilah cekcok mulut antara korban dengan pelaku SI.

Terbawa emosi, saat itu korban mengajak untuk berkelahi di luar SPBU karena tidak terima dengan penjelasan pelaku.

Setelah itu, korban pun meninggalkan SPBU dan menunggu di seberang jalan depan SPBU.

Saat korban menghentikan mobilnya di depan SPBU, kemudian pelaku SI menghampiri korban bersama dengan pelaku EPP (22) yang sebelumnya telah dipanggil pelaku SI untuk menemui korban.

Saat bertemu dengan korban dan korban turun dari mobil, terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku SI dan pelaku EPP.

Ketika perkelahian terjadi, pelaku SI kemudian menusuk korban di bagian dada sebelah kiri menggunakan senjata tajam yang dibawa pelaku.

Setelah ditusuk, korban pun terjatuh. Mengetahui korban mengalami luka, lalu saksi AR yang merupakan karyawan SPBU kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Myria.

Saat sampai di rumah sakit dan akan mendapat pertolongan, korban akhirnya meninggal dunia.

Mendapati peristiwa itu, piket Polsek, fungsi Polrestabes Palembang, SPKT, Reskrim, dan Inafis langsung mendatangi TKP dipimpin Pamapta Ipda Ammar yang saat itu piket.

"Ketika kita mendapati laporan, kita langsung mendatangi TKP dan berkomunikasi dengan Polsek Sukarami. Melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi," ucapnya sambil mengatakan melakukan kunjungan ke RS.

Hal yang sama diungkapkan Kapolsek Sukarami, Kompol Alek Andrian, didampingi Kanit Reskrim AKP Ledi.

"Ketika dapat laporan kita langsung mendatangi TKP, lakukan olah TKP, dan memeriksa saksi-saksi. Setelah mengetahui permasalahannya dan mengetahui pelaku, kedua pelaku langsung kita amankan tak berselang lama dari peristiwa tersebut. Hingga kini kedua pelaku masih diperiksa," katanya.

Selain mengamankan kedua pelaku, ditambah Alex, anggota juga mengamankan barang bukti berupa 1 helai kaus warna hitam dan 1 helai celana pendek warna putih, sedangkan untuk barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menusuk korban saat ini dalam pencarian.

"Korban mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.