Jenazah Prajurit TNI yang Gugur Masih di Lebanon, Berangkat ke Tanah Air Besok atau Lusa
Wahyu Aji April 03, 2026 01:33 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga jenazah prajurit TNI Kontingen Garuda yang gugur dalam misi pemeliharaan perdamaian di Lebanon di bawah mandat PBB atau UNIFIL direncanakan tiba di tanah air akhir pekan ini.

Ketiga jenazah tersebut yakni Praka Farizal Romadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan saat ini ketiga jenazah sudah berada di Rumah Sakit di Lebanon untuk dipulasarakan.

"Jenazah dari pada prajurit TNI yang sudah gugur di UNIFIL saat ini sudah berada di Rumah Sakit Saida yang berada di Lebanon dan sedang pemulasaraan jenazah yang rencananya akan dikembalikan ke Tanah Air," kata Rico saat ditemui di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat pada Kamis (2/4/2026).

"Pemberangkatan kemungkinan kalau tidak hari Jumat akan dilaksanakan hari Sabtu (akhir pekan ini)," lanjut Rico.

Rico mengatakan hal itu dilakukan karena masih minimnya penerbangan yang beroperasi.

Hal itu mengingat saat ini konflik masih berkecamuk di Timur Tengah.

"Update berikutnya akan kami sampaikan setelah ada kepastian kapan kepulangan dari jenazah tiga orang prajurit TNI yang telah gugur di Lebanon," pungkasnya.

Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL  Praka Farizal Rhomadhon gugur dalam insiden ledakan proyektil artileri di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026).

Sementara itu, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur dalam insiden pada Senin (30/3/2026) saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).

Pengawalan dilakukan dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. 

UNIFIL menyatakan saat ini tengah melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.

Sejumlah pihak juga telah menyampaikan sikap, kutukan, dan kecamannya atas insiden tersebut.

Mereka di antaranya Pemerintah Indonesia, Sekretaris Jenderal PBB, dan UNIFIL.

Sebagaimana diketahui, saat ini tengah terjadi perang terbuka yang melibatkan militer Israel dengan Hizbullah di Lebanon sejak awal Maret 2026.

Baca juga: PBB Lepas Jenazah Praka Farizal di Beirut, Jasad akan Dimakamkan di TMP Giripeni Kulon Progo

Perang itu terjadi menyusul serangan militer Amerika Serikat (AS) - Israel ke Iran pada akhir Februari 2026 lalu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.