Banjir Terjang Tasikmalaya, Puluhan Rumah di Cikalang Terendam, Jalan HZ Mustofa Sempat Lumpuh
Dedy Herdiana April 03, 2026 09:03 AM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Tasikmalaya pada Kamis (2/4/2026) menyebabkan sejumlah wilayah terdampak bencana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menyebutkan, hampir seluruh wilayah terdampak mulai dari banjir, longsor hingga pohon tumbang.

Adapun titik banjir tersebar di Padayungan, Kahuripan, Cikalang, Jalan HZ Mustofa hingga Cihideung.

Plt Kalak BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi mengatakan, seluruh personel diterjunkan untuk menangani dampak bencana di sejumlah lokasi.

"Hari ini memang Kota Tasikmalaya dilanda cuaca ekstrem dan sejumlah wilayah terdampak. Kami fokus penanganan di Cikalang," ujarnya.

Baca juga: Breaking News - Banjir Merendam Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Sejumlah Motor Mogok

Ia menyebutkan, petugas gabungan saat ini melakukan penyedotan air yang masuk ke rumah warga serta upaya mengurangi luapan Sungai Cikalang.

"Saat ini air mulai surut, tapi masih ada beberapa rumah yang tergenang. Kami juga belum mendata pasti jumlah rumah terdampak," katanya.

Meski begitu, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Puluhan Rumah Terendam di Cikalang

BANJIR PALING PARAH - Kondisi rumah Didah yang terendam banjir akibat luapan sungai Cikalang, Kelurahan Cikalang, Tawang kota Tasikmalaya. Bahkan mereka mengungkap banjir kali ini paling parah, Kamis (2/4/2026).
BANJIR PALING PARAH - Kondisi rumah Didah yang terendam banjir akibat luapan sungai Cikalang, Kelurahan Cikalang, Tawang kota Tasikmalaya. Bahkan mereka mengungkap banjir kali ini paling parah, Kamis (2/4/2026). (TribunPriangan.com/Jaenal Abidin)

Banjir terparah terjadi di Kampung Cikalang Pesantren, Kecamatan Tawang. Luapan Sungai Cikalang merendam puluhan rumah warga.

Ketua RT 01/06, Zaenal Kamal mengatakan, sekitar 70 rumah terdampak di dua RT.

"Untuk RT 05 hampir semua terdampak, sementara di RT 01 sekitar 20 rumah terendam," ujarnya.

Ia menyebutkan, banjir kali ini merupakan yang terparah dibanding sebelumnya.

"Biasanya tidak sampai setinggi ini, bahkan wilayah kami yang biasanya aman ikut terdampak," katanya.

Warga pun langsung mengevakuasi barang berharga ke tempat yang lebih tinggi saat air mulai masuk ke rumah.

Untuk diketahui, Sungai Cikalang merupakan aliran sungai di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, yang sering meluap dan menyebabkan banjir di area pemukiman seperti Cikalang Pesantren.

Sungai ini juga memiliki titik wisata arung jeram di Kecamatan Purbaratu dan beberapa bagiannya difungsikan sebagai daerah irigasi.

Sungai ini kerap menyebabkan banjir akibat airnya meluap dan kawasan yang menjadi langganan banjir adalah salah satunya wilayah Kecematan Tawang.

Terkait adanya objek wisata olahraga air arung jeram, keberadaannya di kawasan Kampung. Cihaji, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu.

Baca juga: Warga Cikalang Kota Tasikmalaya Ungkap Banjir Sekarang Paling Parah

Jalan HZ Mustofa Sempat Lumpuh

Selain permukiman warga, banjir juga merendam Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Cihideung.

Akibatnya, sejumlah kendaraan roda dua mogok saat melintas. Bahkan, kendaraan dari arah Taman Kota sempat tidak bisa melintas karena ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Arus lalu lintas pun sempat tersendat dan mengular. Sejumlah warga turut membantu mengatur lalu lintas di simpang Asmaul Husna.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto mengatakan, pihaknya bersama anggota Kodim turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

"Kami membantu kendaraan mogok dan mengurai kemacetan karena genangan air," ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat sekitar enam titik genangan di wilayah Kota Tasikmalaya akibat hujan deras.

"Ini jadi evaluasi ke depan agar bisa diantisipasi lebih awal," katanya.

Untuk diketahui, Jalan HZ Mustofa merupajan pusat bisnis, perdagangan, dan jantung kota Tasikmalaya yang ikonik, terbentang 2,5 km dari Masjid Agung hingga Padayungan.

Hingga saat ini, kawasan tersebut dikenal dengan wajah barunya yang rapi, memiliki pedestrian luas mirip Malioboro Yogyakarta, sering disebut "Malioboro-nya Tasik", serta sering dipadati warga untuk berbelanja. 

Di Jalan HZ Mustofa banyak ruko, pertokoan, mal, restoran, dan pusat perbelanjaan utama di Kota Tasikmalaya.

Trotoar di sepanjang jalan ini telah diperlebar dan dilengkapi dengan ornamen khas seperti payung geulis dan tempat duduk kelom geulis, menjadikannya destinasi wisata kota.

Terkait nama jalan, sejarahnya diambil dari tokoh pejuang kemerdekaan asal Tasikmalaya, K.H. Zainal Mustofa.

Lokasinya strategis dekat area Masjid Agung Kota Tasikmalaya dan dekat kawasan Cihideung. 

Kawasan Jalan HZ Mustofa ini sangat padat, terutama pada malam hari, terutama malam akhir pekan dan menjelang hari raya, menjadikannya salah satu titik ekonomi terpenting.

Baca juga: Kapolres Tasikmalaya Kota Turun Langsung Atur Lalin di Jalan HZ yang Terendam Banjir

Pintu Air Gunung Mindi Disorot

Sementara itu, Dinas PUTR Kota Tasikmalaya mengungkapkan, banjir tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga karena pintu air Gunung Mindi yang tidak berfungsi.

Kadis PUTR Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman mengatakan, pintu air tersebut berada di hilir dan tidak bisa dibuka sehingga menahan debit air dari hulu.

"Putarannya hilang, sehingga air tertahan dan meluap ke permukiman warga," ujarnya.

Pihaknya berencana melakukan pembongkaran pintu air tersebut agar aliran air kembali normal.

"Kalau tidak dibongkar, kejadian seperti ini bisa terus berulang," katanya.

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Langsung Tinjau Lokasi Banjir Cikalang Tadi Malam, Soroti Pintu Air Macet

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan juga meninjau langsung lokasi banjir dan memastikan bantuan disalurkan kepada warga terdampak.

Ia menegaskan, perlu adanya rekayasa di pintu air agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kita akan bangun sistem seperti bendung agar aliran air lebih terkendali," ujarnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.