DLH Bantul Siap Evakuasi Sampah Kiriman di Aliran Sungai Winongo
Hari Susmayanti April 03, 2026 04:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul masih menunggu kepastian dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) untuk menindaklanjuti pengangkutan sampah di aliran Sungai Winongo.

Kepala DLH Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, berujar, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi bersama sejumlah sektor dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Dalam rakor tersebut, disepakati bahwa sampah yang hanyut di aliran Sungai Winongo akan dibersihkan.

Namun demikian, Pemkab Bantul masih menunggu informasi dari BBWSO terlebih dahulu.

"Sesuai hasil rapat koordinasi dengan OPD teknis bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul akan melakukan evakuasi sampah," katanya, kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).

Dikatakannya, sampah kiriman itu dimungkinkan berhenti pada titik tertentu. Beberapa di antaranya di gejlig sungai, kelokan atau lokasi dengan pendangkalan sungai, dan lainnya.

Namun, dikarenakan arus sungai menuju arah selatan, maka sampah dimungkinkan bisa berhenti di muara sungai atau tepian pantai selatan.

"Kami masih menunggu informasi dari BBWSO (terkait rencana sampah kiriman akan diangkut ke mana)," ucap dia.

Baca juga: Razia Miras di Kretek, Ratusan Botol Berbagai Merek Berhasil Disita Polisi

Sembari menunggu informasi, pihaknya telah menyiapkan personel dan armada yang akan mengangkut sampah tersebut. 

Setidaknya ada sekitar 10 personel dan dua armada sampah yang akan dikerahkan.

Di sisi lain, kondisi itu memicu rasa prihatin. Sebab, sampai saat ini masih ada oknum yang membuang sampah ke sungai.

Bambang berharap kejadian seperti itu dapat dihindari oleh masyarakat dengan tidak mencemari lingkungan.

"Harus kita tumbuhkan kesadaran bersama dan tanggung jawab kita bersama agar sungai yang ada tetap terjaga kebersihan serta kelestariannya," tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPUPKP Kabupaten Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, menyampaikan, pihaknya turut menyiapkan tim untuk bisa mengevakuasi dan membersihkan sampah yang ada di sungai. 

"Kita menyiapkan dua tim yang masing-masing berkekuatan minimal 10 orang," ujarnya.

Aliran sungai itu dipenuhi sampah yang diduga berasal dari rumah tangga saat Sungai Winongo banjir.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti sumber sampah yang hanyut terbawa arus tersebut.

 Belum jelas apakah sampah itu berasal dari pembuangan liar di sekitar bantaran sungai atau terbawa dari wilayah hulu saat debit air meningkat.(nei)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.