Buaya 3 Meter Muncul di Sungai Spot Mancing Warga Baloli Pasangkayu, Awalnya Dikira Kayu Hanyut
Abd Rahman April 03, 2026 06:45 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Kemunculan seekor buaya di bawah jembatan Sungai Baloli, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, menghebohkan warga, Kamis (2/4/2026). Lokasi tersebut diketahui kerap menjadi tempat warga memancing.

Buaya yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 3 meter itu terlihat berenang di permukaan air dari arah bawah jembatan, sebelum akhirnya bergerak perlahan menuju ke arah hulu sungai.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi tampak terkejut sekaligus penasaran menyaksikan kemunculan predator muara tersebut.

Baca juga: Pendaftaran SNBT 2026 Unhas Masih Dibuka hingga 7 April, Peserta Bisa Pilih 4 Program Studi

Baca juga: Tipu Warga Pakai Data KTP, Pengusaha Meubel di Mamuju Dipolisikan, Korban Dikejar Penagih Utang

Beberapa di antaranya bahkan mengabadikan momen langka itu menggunakan telepon genggam.

Suasana di sekitar jembatan pun sempat ramai oleh warga yang ingin melihat langsung keberadaan buaya tersebut.

Meski hanya muncul beberapa saat di permukaan, keberadaan reptil besar itu cukup membuat warga waspada.

Tak lama kemudian, buaya tersebut kembali menyelam ke dalam air dan menghilang dari pandangan.

Anto, salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian itu, mengaku sempat kaget saat pertama kali melihat buaya muncul ke permukaan.

“Awalnya saya kira kayu besar yang hanyut, tapi ternyata buaya. Panjang sekali, mungkin sekitar tiga meter. Saya langsung rekam karena jarang terlihat siang hari,” ujar Anto saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, kemunculan buaya di Sungai Baloli sebenarnya bukan hal baru bagi warga setempat. Sungai tersebut memang sejak lama dikenal sebagai habitat alami buaya.

“Kalau orang sini sudah biasa dengar ada buaya. Bahkan kadang terlihat berjemur di pinggir sungai, biasanya malam hari lebih sering muncul,” tambahnya.

Keberadaan buaya di kawasan tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi warga yang kerap beraktivitas di sekitar sungai.

Dengan adanya kemunculan buaya tersebut, warga diimbau lebih berhati-hati saat berada di sekitar bantaran sungai.

Anak-anak diminta tidak bermain terlalu dekat dengan tepi sungai, sementara warga diharapkan tetap waspada saat beraktivitas di sekitar lokasi.

Pemerintah setempat juga diharapkan dapat memasang tanda peringatan di titik-titik rawan sebagai langkah antisipasi.

Kemunculan buaya ini menjadi pengingat bahwa manusia dan satwa liar hidup berdampingan, sehingga diperlukan kehati-hatian demi menjaga keselamatan bersama.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.