Surabaya (ANTARA) - Tim putra Jakarta LavAni Livin Transmedia mengawali laga final four Proliga 2026 dengan hasil positif saat membungkam Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17) di Jawapos Arena, Surabaya, Jumat petang.

LavAni yang diperkuat banyak pemain tim nasional bola voli Indonesia dan ditambah pemain asal Amerika Serikat Taylor Lee Sander tampak masih terlalu tangguh bagi Garuda Jaya yang bermaterikan pemain-pemain timnas junior.

Dio Zulfikri dan kawan-kawan sangat mendominasi permainan dengan variasi serangan mematikan yang sulit dibendung blok lawan.

Anak-anak Garuda Jaya sebenarnya sempat memberikan perlawanan pada set kedua ketika pemain LavAni melakukan banyak kesalahan. Namun, LavAni dengan cepat berbenah dan membalikkan situasi untuk menjaga keunggulan.

Asisten Pelatih Jakarta LavAni Livin Transmedia Erwin Rusni mengatakan timnya masih belum bermain maksimal, meskipun bisa menang telak atas Garuda Jaya.

"Set kedua tadi anak-anak juga banyak salah, tetapi itu nanti kita perbaiki. Semoga laga berikutnya lawan Samator bisa lebih baik," kata Rusni.

Tosser sekaligus kapten tim Jakarta LavAni Dio Zulfikri juga mengakui timnya belum bermain maksimal sesuai skema yang diharapkan. "Beberapa kali receive kita tidak berjalan dengan baik," katanya.

Mengenai pemain asing baru asal Jerman Grozer Gyoergy yang segera bergabung dengan timnya, Dio mengaku sangat senang dan berharap bisa bekerja sama dengan baik untuk mengejar juara Proliga musim ini.

Sementara itu, pelatih Jakarta Garuda Jaya Nur Widayanto mengatakan anak asuhnya bermain kurang optimal, terutama dalam penerimaan bola servis yang buruk sehingga gagal dimanfaatkan tosser anyar asal Iran Movsar Bataev untuk membangun serangan.

"Kebetulan tosser asing kita baru datang kemarin (Kamis, 2/4) sore dan baru berlatih bareng tadi pagi, jadi masih perlu adaptasi. Mudah-mudahan laga berikutnya sudah makin padu dengan pemain lokal," katanya.