Unej Gelar Simulasi UTBK SNBT 2026, Pastikan Sistem Aman dan Antisipasi Kecurangan
Samsul Arifin April 03, 2026 09:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Universitas Jember menggelar simulasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 guna memastikan kesiapan perangkat serta mengantisipasi potensi kecurangan dalam pelaksanaan ujian.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kesiapan perangkat komputer yang akan digunakan peserta UTBK, serta mengantisipasi terjadinya kecurangan pelaksanan ujian.

"Kami menyiapkan seluruh perangkat, seperti 955 komputer yang ada di 31 ruang yang tersebar di 20 lokasi di kampus Tegalboto. Semua perangkat dan pendukungnya kami pastikan berfungsi dengan baik,” ujar Wakil Rektor I Univeritas Jember Prof Slamin, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, selama 2 hari dilakukan simulasi ini fokus pada kegiatan perangkat teknis milik peserta UTBK SNBT. 

Baca juga: Psikolog Unej: Gagal SNBP Bukan Akhir, Siapkan Rencana Cadangan

Fokus Kesiapan Teknis

"Terutama kesiapan perangkat komputer serta sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mendukungnya," ucap Slamin.

Berdasarkan hasil uji coba selama dua hari ini. Slamin menilai semua perangkat komputer berjalan normal dan siap digunakan untuk UTBK SNBT pada tanggal 21- 30 April 2026 dapat berjalan dengan baik. 

Baca juga: Warga Desa Menangis Saat Mahasiswa KKN Unej di Lumajang Dipulangkan Usai 4 Motor Hilang Dicuri

"Uji coba juga memastikan semua personel, termasuk teknisi TIK memahami tugasnya mengikuti Prosedur Operasi Baku (POB) dan tanggap saat permasalahan muncul," bebernya.

Sementara itu, Koordinator TIK Pusat UTBK Universitas Jember Prof Bayu Taruna mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi terjadinya kecurangan ujian. Dia pastikan seluruh perangkat komputer dan jaringan TIK bersih dari aplikasi lain selain aplikasi UTBK SNBT. 

"Kami sudah melatih semua teknisi TIK yang bertugas agar bisa mengaplikasikan sistem operasi khusus ini,” tambahnya.

Pastikan Personel Siap

Selain itu, lanjut dia, semua ruang ujian akan disterilkan dan disegel sejak dua hari sebelum pelaksanaan UTBK SNBT. Kata Taruna, hal ini untuk mencegah penyusupan aplikasi mencurigakan di komputer peserta.

"Pada saat UTBK SNBT berlangsung, teknisi TIK akan siaga mengawasi setiap usaha menerobos sistem keamanan yang ada," kata dia.

Begitu juga setelah UTBK SNBT selesai, Taruna akan menerjunkan petugas untuk memeriksa semua komputer peserta, guna memastikan kembali tidak ada aplikasi tertentu pada perangkat keras tersebut.

"Pengawas diperintahkan memeriksa peserta UTBK SNBT dengan metal detektor dan memeriksa peralatan yang dicurigai sebagai gawai tertentu. Oleh karena itu pengawas harus peka dan selalu waspada," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.