Nggak Nyangka, Isi HP Mahasiswa yang Ketahuan Rekam Dosen di Kamar Mandi Kampus
Muhammad Ridho April 03, 2026 09:17 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ketahuan merekam Buk dosen di kamar mandi kampus secara diam-diam, seorang mahasiswa Untirta Serang diciduk.

Kala itu sang dosen langsung sadar dirinya sedang direkam oleh seseorang dari luar toilet jam 1 siang.

Beruntung saat korban berteria, petugas keamanan dengan sigap mengamankan pelaku.

Saat ponselnya diperiksa petugas, isinya makin mengejutkan.

Diketahui, seorang mahasiswa berinisial MZ itu nekat merekam sang dosen saat sedang berada di toilet Gedung B Kamus Pakupatan Kota Serang pada Selasa (31/3/2026).

Aksi mesum yang dilakukan MZ itu pun akhirnya ketahuan setelah dipergoki sendiri oleh sang dosen yang ia intip.

Di media sosial berdar video saat pelaku dicecar oleh pihak kampus serta rekan korban.

Terlihat tampang panik MZ usai ketahuan mengintip dosennya. Pemuda berkulit sawo matang, rabut bergelombang pendek dan tubuh tinggi itu tampak malu saat diinterogasi pihak kampus.

Ia pun beberapa kali menutupi wajahnya saat tahu dirinya direkam.Saat diminta menunjukkan wajahnya ke kamera, MZ menunduk malu.

Melihat hal tersebut, pihak kampus pun geram.

"Sini, buka, kok malu banget," ujar pihak kampus.

"Ayo coba buka, enggak usah malu-malu, kan enggak mikir," sambung rekan korban.

Kronologi kejadian

Terkait dengan aksi nekat MZ yang merekam dosen di kamar mandi, Presiden Mahasiswa Untirta, Muhammad Ridham mengurai fakta.

Kejadian tersebut terjadi di siang hari sekira pukul 13.00 Wib.

Kala itu sang dosen rupanya langsung sadar dirinya sedang direkam oleh seseorang dari luar toilet.

Hal tersebut karena korban melihat ada ponsel pelaku di sela-sela kamar mandi.

Tak gegabah, dosen tersebut tidak langsung meneriaki pelaku.

Korban lalu santai keluar toilet dan langsung menyergap pelaku di luar.

"(Pelaku) memvideokan dosen di kamar mandi, dosen FISIP. Korban melihat, langsung mencegat dan mengamankan pelaku," pungkas Ridham dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Saat penyergapan, korban sempat berteriak lalu meminta tolong satpam di kampus.

Namun saat itu pelaku melawan dan mengaku bukan mahasiswa Untirta.

Tak lantas percaya, petugas keamanan dan sang dosen pun menggeledah pelaku.

Hingga akhirnya korban menemukan bukti mengejutkan di ponsel milik MZ.

Di HP pelaku rupanya banyak foto dan video aksi pelecehan serupa yang dilakukan MZ kepada dosennya.

"Setelah disita ponselnya, diminta dibuka dan ternyata banyak dokumen-dokumen yang mirip dan persis yang dilakuin sama oknum itu," ujar Ridham.

Usai kejadian tersebut terjadi, orangtua MZ pun dipanggil pihak kampus.

Kabarnya orangtua pelaku dan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Untirta telah menggelar pertemuan awal untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Ridham sebagai presiden mahasiswa lantas menuntut kasus pelecehan terhadap sang dosen itu segera ditangani oleh pihak kampus.

"Menuntut investigasi yang serius dan sampai tuntas pada kasus ini, diberikan sanksi yang layak dan adil terhadap oknum itu. Memberi perlindungan maksimal bagi korban serta harus ada evaluasi penanganan kasus pelecehan seksual di dalam kampus," imbuh Ridham.

Sementara itu terkait dengan aksi nekat mahasiswa merka dosen di toilet, pihak Untirta turut bersuara.

Untirta mengecem keras segala bentuk pelecehan seksual seperti yang dialami bu dosen tersebut.

( Tribunpekanbaru.com / Tribunbogor )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.