Hasil Voli Proliga Putri 2026: Monster Block Shella Bikin Lodi Girang, GPPI Gasak JPP 25-23 Set I
Dwi Setiawan April 03, 2026 09:18 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Jakarta Pospivo Polwan harus mengakui kemenangan set pertama Gresik Phonska Plus Indonesia pada Final Four Proliga 2026 sektor putri, Jumat (3/4) malam WIB.

Hasil Final Four Proliga 2026 babak pertama antara Gresik Phonska Plus Indonesia vs Jakarta Popsivo Polwan, terhias skor 25-23, di GOR Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur.

Sorotan tertuju kepada pelatih Gresik Phonska Plus Indonesia (GPPI), Alessandro Lodi.

Seperti biasa, pelatih asal Italia ini sangat ekspresif memberikan instruksi di pinggir lapangan. Momen paling mengundang perhatian terjadi di penghujung set pertama.

Tepatnya pada kedudukan 22-21 untuk keunggulan GPPI, middle blocker Timnas Voli Putri Indonesia, Shella Bernadetha, sukses membukukan monster block.

Shella menciptakan poin block berkat menghentikan spike dari spiker Jakarta Popsivo Polwan (JPP), Arsela Nuari, dari posisi 4.

Keberhasilan Shella disambut selebrasi kegirangan dari Lodi. Sambil loncat dan berjingkrang, pelatih asal Italia ini melakukan perayaan dalam poin-poin krusial tersebut.

Ulasan Babak Pertama Gresik Phonska Plus Indonesia vs Jakarta Popsivo Polwan

Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta Popsivo Polwan mengawali laga dengan intensitas tinggi. Jual beli serangan dipertontonkan kedua tim.

Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko tampil klinis di awal pertandingan. Pun hal yang sama juga diperlihatkan pemain asing Jakarta Popsivo Polwan yang mengandalkan Malwina Smarzek serta Yonkaira Pena.

Hanya saja sebagai pembeda, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memiliki Mediol Stiovany Yoku, Shella Berndheta dan Arneta Putri sebagai pembeda.

Baca juga: Megawati Hangestri Tersekat 1 Smes untuk 200 Poin di Proliga 2026

Tiga pemain berlabelkan Timnas Indonesia ini tampil sama baiknya untuk mengimbangi permainan konsisten duet Annie Mitchem-Bytsenko.

Sementara dari kubu Jakarta Popsivo Polwan, serangan skuad asuhan Darko Dobresko cenderung monoton mengandalkan dua pemain asingnya.

Arsela Nuari yang secara kualitas tidak kalah dari Megawati Hangestri Pertiwi, tampil di bawah performa standarnya.

Bahkan dalam momen krusial, Arsela gagal menuntaskan set serangan yang diberikan Naysila Wiedy kepada dirinya. 

Tepatnya pada kedudukan 22-21 untuk keunggulan GPPI, Arsela mendapatkan umpan ke posisi empat. Di sisi seberang sudah ditunggu oleh duet block Shella-Mediol Yoku.

Hasilnya, Shella berhasil 'memayungi' upaya percobaan spike seniornya tersebut. 

Momen itu bahkan membuat pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobreskov, untuk mengambil time-out. Dalam instruksinya, dia meminta Arsela untuk melepaskan spike lurus dan tidak menyilang, karena sudah ditunggu oleh Shella.

Namun hal itu tidak berjalan sesuai arahan pelatih.

Walhasil, Jakarta Popsivo Polwan yang sepanjang babak pertama menempel ketat perolehan poin Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, harus mengakui kekalahan pada gim pembuka 23-25.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.