BPBD Riau Imbau Warga Waspada Banjir Bandang Kampar Kiri Hulu
M Iqbal April 03, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Banjir bandang menerjang wilayah hulu Sungai Subayang di Kabupaten Kampar.

Meski debit air mulai surut, masyarakat setempat diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca di kawasan tersebut masih berpotensi berubah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Riau, Edy Afrizal, menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan. 

Koordinasi intens dilakukan bersama BPBD Kabupaten Kampar guna memastikan kondisi aliran sungai tetap terkendali.

“Kami tetap terus berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk memantau kondisi muka air sungai. Jika diperlukan bantuan, silakan hubungi BPBD Riau,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Edy mengingatkan agar warga di sepanjang aliran Sungai Subayang tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah hulu.

Sebelumnya, banjir bandang terjadi pada Rabu (1/4/2026) akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hulu Sungai Subayang. Debit air yang meningkat drastis membuat sungai meluap dan merendam sejumlah permukiman warga.

Tercatat, sedikitnya delapan desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu terdampak, yakni Desa Aur Kuning, Tanjung Belit, Gema, Ludai, Kebun Tinggi, Koto Lama, Terusan, dan Subayang Jaya. 

Selain itu, banjir juga meluas hingga Kecamatan Kampar Kiri, meliputi Desa Kuntu, Padang Sawah, dan Teluk Paman.

Edy Afrizal menyebut, derasnya arus sempat menyeret rumah warga yang berada di bibir sungai. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Akibat banjir bandang ini ada rumah warga di bibir sungai yang terbawa arus. Namun, saat ini kondisi air sudah surut dan berada di bawah bibir sungai,” jelasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.