Minus 7 Pemain, Arema FC Ditahan Malut United 1-1, Pelatih Marcos Santos Tetap Bangga
Samsul Arifin April 04, 2026 12:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Arema FC kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Malut United dengan skor 1-1 dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (3/4/2026).

Bermain di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Arema FC mampu mengimbangi permainan Malut United yang memiliki peringkat lebih baik di atas Arema FC.

Singo Edan sempat unggul lebih dulu melalui melalui gol bunuh diri pemain Malut United Nilson Barbosa pada menit 26.

Sebelum akhirnya disamakan oleh penalti David da Silva pada menit 42 yang sukses membobol gawang Adi Satryo.

Baca juga: Hasil Pertandingan Arema FC vs Malut United, Singo Edan Rugi karena Gol Nilson Barbosa

Tampil Pincang dengan 7 Pemain Absen

Dalam pertandingan tersebut, Singo Edan tampil pincang, setelah tujuh pemain utama mereka absen lantaran akumulasi kartu dan cedera.

Meski demikian, formasi 5-4-1 yang digunakan oleh Marcos Santos mampu menahan gelombang serangan dari Malut United.

Terbukti dari beberapa kali serangan Malut United melalui Sayuri bersaudara mampu dibendung oleh barisan pertahanan Singo Edan.

Termasuk tusukan mau dari Tyronne Del Pino dan David da Silva yang kerap dihalau oleh barisan lini pertahanan Arema FC.

Serangan Balik Andalkan Long Ball

Sementara itu, tim tuan rumah bukan tanpa serangan.

Tampil tanpa striker utama, Singo Edan kerap menebar ancaman melalui umpan long ball.

Gustavo Franca yang didapuk sebagai penyerang lubang kerap berkontribusi dalam menciptakan peluang.

Hanya saja, penjaga gawang Malut United Angga Saputro tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan krusial

Skor 1-1 pun akhirnya bertahan sampai pertandingan.

Seusai pertandingan, pelatih Arema FC Marcos Santos memuji akan kerja keras anak asuhnya.

Baca juga: Jelang Duel Arema FC vs Malut United, Singo Edan Bertekad Hentikan Tren Buruk

Meskipun sempat memainkan tiga pemain asing di awal laga, namun Arkhan Fikri dan kawan-kawan mampu meladeni permainan Malut United.

"Pertandingan ini sangat sulit, kami menghadapi tim peringkat keempat di liga, tim yang sangat kuat dengan pemain-pemain yang masing-masing sangat hebat, tetapi saya bangga dengan tim saya," kata Marcos.

Ia mengatakan, kerja keras anak asuhnya itu patut diapresiasi lantaran cukup banyak pemain Arema FC yang absen dalam pertandingan.

Menurutnya, para pemain sudah menerapkan apa yang sudah dilatih selama latihan, meskipun hanya meraih hasil imbang dalam pertandingan ini.

"Saya bangga karena kami kehilangan tujuh pemain, enam di antaranya pemain asing dengan mampu meladeni permainan mereka,"

"Mereka (pemain) sudah melakukan persis seperti yang telah mereka latih. Dan seharusnya kami pantas mendapatkan kemenangan," ujarnya.

Sementara itu, pemain Arema FC Anwar Rifai juga bersyukur atas Raihan satu poin dalam pertandingan ini.

Anwar Rifai dipercaya tampil penuh selama 90 menit untuk menjaga lini pertahanan.

Absennya sejumlah pemain inti di lini belakang, membuat ia mendapatkan kepercayaan dari pelatih untuk tampil menjadi starter.

"Pertandingan yang sulit sore ini, tapi kita bersyukur masih bisa mendapatkan satu poin,"

"Walaupun bukan hasil yang maksimal yang kita inginkan, dengan beberapa pemain yang absen dan melawan tim dengan pemain-pemain yang berkualitas, alhamdulillah kita masih bisa menahan imbang mereka, walaupun itu bukan hasil yang kita inginkan," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.