BREAKING NEWS: Ledakan Terjadi di El Adeisse Lebanon, 3 Prajurit TNI Dikabarkan Terluka
Wahyu Aji April 04, 2026 12:17 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di dekat El Adeisse, Lebanon pada Jumat (3/4/2026) sore.

Tiga prajurit TNI dikabarkan terluka dalam insiden itu.

Informasi dihimpun El Adeisse diketahui merupakan daerah operasi prajurit TNI Kontingen Garuda UNIFIL di Lebanon.

Sementara itu, Juru Bicara Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) Kandice Ardiel menyatakan sore ini sebuah ledakan di dalam fasilitas PBB di dekat El Adeisse telah melukai tiga personel penjaga perdamaian.

Kandice mengatakan tiga personel pasukan perdamaian terluka akibat insiden itu.

Dua personel di antaranya terluka parah.

"Saat ini mereka sedang dievakuasi ke rumah sakit. Kami belum mengetahui asal-usul ledakan tersebut," kata Kandice dalam keterangan resmi pada Jumat (3/4/2026).

"Ini merupakan pekan yang sulit bagi para penjaga perdamaian yang bertugas di sekitar bagian tengah wilayah operasi UNIFIL. Kami menyampaikan harapan terbaik kami agar seluruh korban luka dapat pulih sepenuhnya dan secepatnya," lanjut dia.

Ia juga mengatakan UNIFIL mengingatkan semua pihak akan kewajiban mereka untuk memastikan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian.

"Termasuk dengan menghindari aktivitas tempur di sekitar yang dapat membahayakan mereka," pungkasnya.

Kandice tidak menyampaikan identitas pasukan perdamaian yang menjadi korban dalam insiden itu.

Sementara itu, Tribunnews.com masih berupaya mengonfirmasi kabar terkait tiga prajurit TNI yang dilaporkan menjadi korban itu, kepada Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah.

Di awal pekan ini, tiga prajurit TNI gugur dalam insiden yang terjadi di dua lokasi dan dua waktu berbeda saat menjalankan misi pemeliharaan perdamaian di bawah mandat PBB atau UNIFIL di Lebanon.

Ketiga prajurit yang gugur itu yakni Praka Farizal Romadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Praka Farizal Romadhon gugur pada Minggu (29/3/2026) akibat ledakan proyektil artileri meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr yang juga menyebabkan seorang prajurit TNI penjaga perdamaian terluka parah.

Sedangkan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur ketika sebuah ledakan di pinggir jalan menghancurkan kendaraan mereka di dekat Bani Hayyan pada Senin (30/3/2026).

Dalam insiden itu, seorang prajurit TNI terluka parah dan seorang lainnya terluka.

Saat ini, ketiga jenazah prajurit TNI yang gugur tersebut tengah dibawa menuju Tanah Air.

Rencananya, ketiga jenazah akan tiba di Tanah Air pada Sabtu (3/4/2026) besok sore 

Saat ini, UNIFIL tengah menyelidiki kedua kejadian tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.