TRIBUNKALTIM.CO - Misa Sabtu Suci atau Vigili Paskah merupakan puncak dari rangkaian Trihari Suci dalam tradisi Gereja Katolik.
Perayaan ini dilaksanakan pada malam hari menjelang Minggu Paskah dan sarat dengan makna spiritual tentang kemenangan terang atas kegelapan.
Pada tahun 2026, sejumlah gereja di wilayah Kalimantan Timur seperti Berau, Samarinda, dan Balikpapan menggelar Misa Vigili Paskah pada Sabtu, 4 April 2026 malam.
Jadwal Misa selengkapnya bisa dilihat di sini klik
Baca juga: Libur Paskah di IKN, Pengunjung Bisa Tanam Pohon Gratis di MHHT dan KIPP, Ini Cara Daftarnya
Vigili Paskah adalah perayaan malam yang menandai kebangkitan Yesus Kristus.
Misa ini diawali dengan upacara cahaya, di mana Lilin Paskah dinyalakan sebagai simbol Kristus yang bangkit dan menjadi terang dunia.
Dalam perayaan ini, seperti dilansir Kompas.com, umat mengikuti beberapa rangkaian penting, seperti:
Tradisi ini sudah ada sejak Gereja awal, di mana Sabtu Suci menjadi momen penting untuk pembaptisan umat baru.
Sabtu Suci merupakan hari terakhir dalam Pekan Suci, tepat sehari sebelum Hari Raya Paskah.
Hari ini memperingati saat Yesus Kristus berada dalam kubur setelah wafat di kayu salib.
Suasana Sabtu Suci pada siang hari biasanya berlangsung dalam keheningan dan refleksi.
Tidak ada Perayaan Ekaristi, dan kegiatan sakramental dibatasi, kecuali untuk kondisi tertentu seperti viatikum bagi orang sakit.
Sabtu Suci juga dikenal sebagai masa penantian sebelum sukacita kebangkitan pada Minggu Paskah.
Pertanyaan yang sering muncul adalah: Sabtu Suci pakai warna apa?
Dalam tradisi liturgi:
Makna Warna Putih
Warna putih melambangkan:
Warna ini menjadi simbol kebangkitan Kristus yang mengalahkan maut dan membawa terang bagi dunia.
Baca juga: 100 Ucapan Selamat Paskah 2026, Penuh Makna dan Doa untuk Keluarga
Selain putih, ada beberapa warna liturgi lain dalam tradisi Gereja:
Dengan memahami warna liturgi, umat dapat lebih menghayati makna setiap perayaan iman.