Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sofyan Arif Candra
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Tiga warga Jalan MT Haryono RT 14 RW 05 Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya setelah mengalami luka bakar serius akibat ledakan tabung LPG, Sabtu (4/4/2026).
Ketiga korban yakni Marini (71), Winarni (53), dan Sulastri (60). Mereka sebelumnya sempat mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soedomo Trenggalek sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit rujukan di Surabaya karena kondisi luka bakar yang cukup parah.
Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengatakan ketiga korban masuk IGD sekitar pukul 05.30 WIB dengan kondisi luka bakar luas di sejumlah bagian tubuh.
"Ketiga pasien mengalami vulnus combutio atau luka bakar akibat api. Ny. M mengalami luka bakar sekitar 67 persen, Ny. W sekitar 70 persen, dan Ny. S sekitar 22,5 persen," jelasnya.
Baca juga: Ledakan LPG di Rumah Warga Trenggalek, Diduga Akibat ART Salah Mendengar Perintah, 3 Terluka
Ia menerangkan, seluruh luka bakar yang dialami korban tergolong derajat 2A–2B. Artinya, luka tidak hanya mengenai lapisan kulit luar, tetapi sudah mencapai jaringan di bawah kulit.
"Grade 2A itu berarti luka bakar tidak hanya di permukaan kulit, tetapi sudah sampai subkulit, sehingga kedalamannya cukup tebal," ujarnya.
Selain luka bakar luas, ketiga korban juga mengalami trauma inhalasi akibat menghirup asap saat peristiwa ledakan terjadi, sehingga membutuhkan penanganan medis lanjutan dengan fasilitas yang lebih lengkap.
Berdasarkan pertimbangan medis tersebut, pihak rumah sakit memutuskan merujuk korban ke RSUD dr Soetomo Surabaya.
Dua pasien dengan luka bakar paling luas, yakni Marini dan Winarni, langsung diputuskan untuk dirujuk. Sementara Sulastri sempat menjalani observasi terlebih dahulu sebelum akhirnya ikut dirujuk.
"Karena pertimbangan kondisi luka bakar dan kebutuhan penanganan lanjutan, seluruh pasien akhirnya dirujuk ke Surabaya," tambah Sujiono.
Diketahui, Marini merupakan ibu dari Winarni, sedangkan Sulastri merupakan asisten rumah tangga di rumah tersebut.
Ketiganya menjadi korban saat terjadi ledakan tabung LPG di rumah Marini pada Sabtu pagi akibat tabung gas yang bocor.
Baca juga: Lima Hari LPG 3 Kg Langka di Tuban, Warga Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar