Kiper Perminsel Kecewa Kepemimpinan Wasit, Ulangi Pinalti Untuk Persmin, Gagalkan Kemenangan
Alpen Martinus April 04, 2026 09:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO – Kiper Persminsel Minahasa Selatan, Jason, mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit dalam laga melawan Persmin Minahasa pada putaran kedua Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara 2026 di Stadion Klabat Manado, Sabtu (4/3/2026).

Kekecewaan itu dipicu keputusan wasit yang mengulang eksekusi penalti di menit akhir babak kedua. 

Menurut Jason, keputusan tersebut sangat merugikan timnya.

Baca juga: Vano Sumalah Jadi Penyelamat, Persmin Tahan Persminsel di Laga Dramatis, Skor Berakhir Imbang 2-2

Ia menjelaskan, pada eksekusi pertama, dirinya berhasil menggagalkan penalti tersebut. Namun wasit justru memutuskan untuk mengulang tendangan dengan alasan dirinya bergerak lebih dulu.

“Mereka bilang saya maju melewati garis, itu tidak benar. Kan ada garis, saya diam. Kemudian saya lihat yang melakukan eksekusi penalti melakukan step, saya diam. Nanti pas tendang baru saya bergerak membuangkan badan untuk menangkap bola,” ujar Jason

Ia juga menegaskan bahwa kejadian tersebut terekam jelas dalam video yang kini beredar di media sosial.

“Bukti ini terlihat jelas, ada video yang tersebar luas sekarang di medsos dan itu bisa dilihat,” tambahnya.

Jason mengaku sangat kecewa dengan keputusan tersebut, terlebih saat itu Persminsel sedang unggul 2-1 atas Persmin.

“Saya sangat kecewa sekali kepada wasit yang memimpin pertandingan, apalagi waktu itu kami sudah menang 2-1 atas Persmin,” ungkapnya.

Ia bahkan berharap agar wasit yang memimpin laga tersebut mendapat sanksi tegas.

“Saya berharap agar wasit tersebut bisa mendapatkan skors,” tegasnya.

Sebelumnya, laga antara Persmin Minahasa dan Persminsel Minahasa Selatan berlangsung sengit sejak awal pertandingan.

Persminsel tampil dominan dan terus menekan pertahanan Persmin.

Meski demikian, Persmin lebih dulu unggul lewat gol Alifta Rizky di pertengahan babak pertama.

Namun keunggulan itu dibalas Persminsel melalui gol Christian Paduli jelang turun minum, membuat skor 1-1.

Di babak kedua, pertandingan semakin panas setelah kiper Persmin, Carlos Winster, diganjar kartu merah.

Bermain dengan 10 pemain, Persmin terus mendapat tekanan hingga akhirnya Persminsel berbalik unggul 2-1 lewat tendangan bebas Yerikho Sumual.

Namun, drama terjadi di menit akhir.

Persmin mendapatkan penalti yang sempat ditepis kiper Persminsel. Sayangnya, wasit memutuskan penalti harus diulang.

Pada kesempatan kedua, Vano Sumalah sukses mencetak gol dan menyamakan skor menjadi 2-2, sekaligus menutup laga dengan penuh kontroversi. (REN)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.