Berikut selengkapnya:
1. Gedung KONI Ambruk Diguncang Gempa, Kejari Manado Selidiki Kemungkinan Adanya Dugaan Korupsi
Gempa magnitudo 7,6 SR mengguncang daerah Manado pada Kamis 2 April 2026 lalu.
Akibat gempa tersebut sebagian Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado ambruk.
Peristiwa tersebut pun menyebabkan satu orang meninggal.
Ambruknya gedung tersebut bukan baru kali ini terjadi.
Bagian Gedung berwarna merah putih itu pertama kali ambruk saat gempa bumi 5,9 Magnitudo yang terjadi pada, Senin 11 September 2023 silam.
Terkait dengan hal itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado telah melakukan penyelidikan.
Langkah ini diambil untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni akibat bencana alam atau terdapat faktor lain, termasuk kemungkinan kelalaian dalam konstruksi bangunan yang berkaitan dengan dugaan korupsi.
Baca Selengkapnya KLIK INI
2. Dua Pemuda di Manado Ditangkap Polisi, Diduga Lakukan Pengrusakan Kendaraan saat Antar Jenazah
Dua orang pemuda di Manado ditangkap polisi.
Mereka diduga melakukan aksi pengrusakan kendaraan pada Jumat (3/4/2026) lalu.
Aksi kedua terduga pelaku tersebut terekam kamera warga, dan videonya dibagikan di media sosial.
Penangkapan dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Manado Tim Resmob Bravo, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.
Penanganan kasus ini dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Polresta Manado bersama Tim Resmob Bravo.
Hal itu dilakukan setelah menerima laporan masyarakat terkait aksi pengrusakan kaca spion mobil milik seorang warga.
Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menjelaskan soal peristiwa tersebut.
Baca Selengkapnya KLIK INI
3. Kekecewan Kiper Persminsel Usai Laga Lawan Persmin Minahasa, Dirugikan Keputusan Wasit
Laga lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Sulawesi Utara mempertemukan Persmin vs Persminsel.
Pertandingan Persmin vs Persminsel berlangsung di Stadion Klabat Manado, Sabtu (4/4/2026).
Duel Persmin vs Persminsel berakhir dengan skor 2-2.
Kiper Persminsel Minahasa Selatan, Jason, mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit pada pertandingan tersebut.
Kekecewaan itu dipicu keputusan wasit yang mengulang eksekusi penalti di menit akhir babak kedua.
Menurut Jason, keputusan tersebut sangat merugikan timnya.
Ia menjelaskan, pada eksekusi pertama, dirinya berhasil menggagalkan penalti tersebut.
Baca Selengkapnya KLIK INI
(Tim TribunManado.co.id)