TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Jenazah tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon akhirnya tiba di rumah duka masing-masing pada Minggu (5/4/2026) dini hari.
Kedatangan jenazah disambut suasana haru oleh keluarga, kerabat, dan masyarakat setempat.
Ketiga prajurit tersebut merupakan bagian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Dua (Kopda) Anumerta Farizal Rhomadhon.
Di Bandung, jenazah Mayor Zulmi tiba di rumah duka dan langsung disambut tangis keluarga.
Sejumlah warga turut memadati lokasi untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum dimakamkan di TMP Cikutra.
Sementara itu di Magelang, kedatangan jenazah Serka Nur Ichwan juga diiringi suasana duka mendalam.
Rekan sejawat dan warga setempat turut hadir memberikan doa.
Hal serupa terjadi di Kulon Progo, saat jenazah Farizal Rhomadhon.
Tangis keluarga pecah saat peti jenazah diturunkan dari kendaraan militer.
Istri dari almarhum Farizal Rhomadhon ini tak kuasa menahan tangisnya dan bahkan harus dipapah saat mengiringi kepulangan jenazah sang suami di kampung halamannya di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah.
Kesedihan Fafa memuncak di hadapan peti jenazah yang berbalut bendera Merah Putih.
Sembari mengelus rambut putri kecilnya yang masih berusia dua tahun, ia mengungkapkan kerinduannya yang tertahan.
"Ya Allah, kangen ayah Nak, kangen sama ayah ya Nak," ujarnya dengan suara bergetar di hadapan peti jenazah sang pahlawan negara.
Setibanya di rumah duka, ketiga jenazah disemayamkan sebelum dimakamkan secara militer.
Upacara penghormatan dilakukan dengan penuh khidmat, melibatkan personel TNI dan dihadiri pejabat daerah setempat.
Sebelumnya, prosesi pelepasan jenazah dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta yang dipimpin KSAD Maruli Simanjuntak.
Ketiga prajurit gugur dalam dua insiden berbeda saat menjalankan tugas di Lebanon di bawah mandat PBB. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di wilayah tersebut.
Pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam atas gugurnya para prajurit serta menegaskan komitmen untuk terus mendorong investigasi atas insiden yang menimpa pasukan perdamaian.
Menteri Luar Negeri Sugiono, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Lebanon.
Pernyataan tersebut disampaikan saat prosesi penghormatan terakhir kepada tiga jenazah prajurit TNI di ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, yang berlangsung dengan suasana penuh duka dan khidmat.
“Kami mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga arwah para kusuma bangsa ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarganya diberikan kesehatan serta kesabaran dalam menghadapi musibah ini,” ujar Menlu Sugiono, Sabtu (4/4/2026).
Ketiga prajurit yang gugur adalah almarhum Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, almarhum Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan, dan almarhum Kopda (Anm) Farizal Rhomadon, yang tergabung dalam Kontingen Garuda UNIFIL.
Menlu menegaskan, Pemerintah Indonesia melalui Perwakilan Tetap di New York juga telah meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menggelar rapat darurat. “Kita mengutuk keras serangan terhadap penjaga perdamaian dan menuntut dilakukan investigasi menyeluruh,” tegas Menlu.
Ia menjelaskan, pasukan perdamaian memiliki mandat menjaga stabilitas, bukan melakukan operasi tempur. “They are peacekeeping, not peacemaking. Mereka tidak diperlengkapi untuk operasi ofensif, sehingga harus ada jaminan keamanan bagi para prajurit penjaga perdamaian,” jelasnya.
Lebih lanjut, Indonesia juga mendorong PBB untuk melakukan evaluasi terhadap sistem perlindungan pasukan penjaga perdamaian. “Kita meminta PBB untuk mengevaluasi keselamatan prajurit penjaga perdamaian, khususnya di UNIFIL,” kata Menlu.
Menutup pernyataannya, Menlu kembali menyampaikan duka cita dan harapan agar para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Sekali lagi, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga arwah yang gugur diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” katanya.