Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Ribuan warga Mimika di Provinsi Papua Tengah mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut perayaan Paskah, Minggu (5/4/2026) dini hari.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Persekutuan Gereja-gereja Mimika (PGGM) ini mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, (2 Korintus 5:17).
Pawai obor dimulai dari Lapangan Pasar Lama, kemudian melintasi Gereja Tiga Raja, Jalan Cenderawasih, Jalan Budi Utomo, dan berakhir di Gedung Eme Neme Yauware.
Baca juga: Minggu Paskah di Mimika: Jalanan Lengang, Cuaca Pagi Cerah Meski 15 Distrik Berpotensi Hujan
Pantauan Tribun-Papua. com, sejak pukul 01.00 WIT, ribuan warga dari berbagai denominasi gereja telah berkumpul di lokasi Lapangan Pasar Lama Mimika, dengan membawa obor.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran penari yang mengenakan busana penari sambil membawa bendera melantunkan pujian sorak-sorai kebangkitan Yesus Kristus.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mimika Johannes Rettob, turut hadir dan secara resmi melepas peserta pawai. Dalam sambutannya, ia mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Baca juga: Magis Boaz Solossa Benamkan Persiba Balikpapan di Batakan, Persipura Tempel PSS Sleman
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya mengimbau agar seluruh peserta menjaga parade ini dengan baik, menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas, sehingga kita semua dapat kembali ke titik akhir dalam kondisi yang baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, pawai obor Paskah tahun 2026 secara resmi kami lepas,” ucapnya.
Baca juga: Jejak Panjang Pulan Wonda, Terduga Penyerang Rombongan Tito Karnavian di Papua pada 2012
Pawai obor yang berlangsung hingga pukul 02.30 WIT ini mendapat pengawalan dari aparat TNI-Polri, sehingga kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebangkitan Yesus Kristus dapat mempererat persatuan dan membawa damai bagi seluruh masyarakat Mimika.(*)