Polda Sulut Buka Suara Viralnya Kabar Aipda Vicky Dimutasi Gegara Ungkap Kasus Korupsi
Galuh Palupi April 05, 2026 12:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Viral di media sosial anggota polisi perwira pertama Aipda Vicky Aristo Katiandagho pilih mundur dari institusi Polri gegara dimutasi setelah bongkar kasus korupsi.

Aipda Vicky berdinas di Polres Minahasa Polda Sulawesi Utara, kini pihak Polda Sulut buka suara.

Aipda Vicky sebelumnya menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Minahasa sebelum dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud.

Video perpisahannya viral di media sosial.

Dalam video itu, ia terekam sujud menggunakan pakaian dinas sambil mengucap kata-kata menyentuh.

Kini, Aipda Vicky mengaku tengah menikmati berjualan kopi sebelum resmi melepas tugas.

Baca juga: Aipda Vicky Katiandagho Dimutasi, Resign atas Kemauan Sendiri, Polda Sulut: Jangan Terprovokasi

Penjelasan Polda Sulut

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menerangkan narasi yang tersebar soal pengunduran diri Aipda Vicky Katiandagho dari anggota Polri mendiskreditkan institusi.

POLISI MUNDUR - Aipda Vicky Katiandagho memutuskan mundur sebagai polisi. Ia banting stir jualan kopi. (Instagram @katiandaghov)

Video perpisahan itu bentuk loyalitas terhadap institusi.

Bukan sebaliknya narasi yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab adanya kekecewaan.

"Hasil klarifikasi menunjukkan subjek tidak terlibat dalam upaya penyebaran hoaks atau mendiskreditkan institusi, loyalitas yang bersangkutan terhadap Polri tetap terjaga dan narasi kekecewaan yang viral tersebut terbukti tidak benar," katanya dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).

Kombes Alamsyah menyampaikan Biro Paminal Bidpropam Polda Sulut telah melakukan klarifikasi terhadap Aipda Vicky.

Fakta yang sebenarnya video berisi ucapan terima kasih menjelang pensiun yang bersangkutan.

"​Dalam komunikasi yang dilakukan pada Kamis 2 April 2026, VAK membenarkan bahwa video tersebut memang dibuat secara pribadi sebagai kenang-kenangan masa dinas menjelang masa pensiunnya per 1 April 2026," terangnya.

Video asli tersebut hanya berisi ucapan terima kasih kepada institusi Polri.

Korban Konten di Medsos

Baca juga: Nasib Aipda Vicky Katiandagho Seusai Mundur Sebagai Polisi, Banting Stir Jualan Kopi: Saya Menikmati

Menurut Kombes Alamsyah bahwa Aipda Vicky tidak pernah memberi izin kepada akun mana pun untuk menambahkan narasi provokatif.

"VAK justru menyatakan rasa bangganya terhadap institusi Polri dengan semboyan "Sekali Bhayangkara, tetap Bhayangkara," ujar dia.

Alamsyah menegaskan Vicky menjadi korban penyalahgunaan konten oleh pihak ketiga.

Dan yang bersangkutan tidak terlibat dalam penyebaran hoaks.

POLISI DIMUTASI - Aipda Vicky Katiandagho, polisi Polres Minahasa tiba-tiba dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud saat mengusut kasus korupsi, dinilai janggal
POLISI DIMUTASI - Aipda Vicky Katiandagho, polisi Polres Minahasa tiba-tiba dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud saat mengusut kasus korupsi, dinilai janggal (Instagram/@katiandaghov)

Polda Sulut membantah adanya tekanan kasus atau konflik internal berkaitan perkara yang pernah ditangani.

Mutasi Vicky ke Polres Kepulauan Talaud ditegaskan sebagai rotasi biasa dalam tubuh Polri.

Perombakan personel disebut bagian dari tour of duty dan tour of area.

“Mutasi tersebut merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Polri demi penyegaran organisasi dan rutinitas penempatan personel," pungkasnya.

Aipda Vicky mengajukan pengunduran diri sejak 2025 atas kemauan sendiri, bukan karena tekanan atau sanksi.

​Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi oleh konten yang sudah diedit sedemikian rupa. (Tribun Trends/Tribunnews/Reynas Abdila)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.