BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Persoalan banjir hingga sulitnya akses layanan kesehatan BPJS menjadi sorotan utama dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Rian Zulfikar, di daerah pemilihan Banjarmasin Selatan, 2–5 April 2026.
Dalam kegiatan penyerapan aspirasi tersebut, warga dari sejumlah kelurahan seperti Pemurus Baru, Kelayan Dalam, Pemurus Dalam, Kelayan Timur, Kelayan Selatan, Pekauman, hingga Basirih Selatan menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di lingkungan mereka.
Salah satu yang paling banyak dikeluhkan adalah masalah banjir yang kerap terjadi saat musim hujan, serta kebutuhan sarana pendukung kebersihan seperti gerobak sampah di tingkat RT.
Tak hanya itu, persoalan administrasi sosial juga mencuat, terutama terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang berdampak langsung pada akses layanan BPJS gratis bagi warga kurang mampu.
Baca juga: Calon Penumpang Kesulitan Cari Tiket Pesawat ke Banjarmasin, Begini Kondisi Bandara Syamsudin Noor
Baca juga: TPA Basirih Belum Ada Kepastian, Warga Keluhkan Sampah di TPS Dharma Praja Banjarmasin
“Banyak warga, khususnya lansia, yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena datanya tidak masuk atau tidak aktif di DTKS. Ini tentu menjadi perhatian serius,” ujar Rian Zulfikar, Sabtu (4/4/2026).
Selain itu, warga juga mengusulkan pemasangan rambu lalu lintas dan kaca cembung di kawasan permukiman, khususnya di sekitar sekolah, guna meningkatkan keselamatan anak-anak.
Aspirasi lain yang disampaikan meliputi penebangan pohon rawan yang berpotensi membahayakan, pembangunan gorong-gorong, perbaikan jalan lingkungan, hingga kebutuhan pagar pemakaman umum.
Tak ketinggalan, warga juga menyoroti keberadaan pedagang di ruas jalan depan gang yang dinilai mengganggu akses keluar-masuk lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rian memastikan seluruh masukan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi di DPRD bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
“Semua aspirasi ini akan kami bawa dan bahas dalam rapat bersama mitra kerja di DPRD. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk memperjuangkannya,” tegasnya.
Dalam rangkaian reses tersebut, Rian juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial, seperti membagikan tumbler kepada warga sebagai upaya mengurangi sampah plastik, memberikan santunan kepada pengurus TPA, serta memborong dagangan pelaku UMKM di lokasi kegiatan.
Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk dukungan langsung kepada masyarakat, baik dalam aspek lingkungan maupun ekonomi.
“Reses ini bukan hanya menyerap aspirasi, tapi juga bagaimana kita bisa hadir langsung dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)