TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kemacetan parah terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan di Kilometer 74 sampai 84 pada Sabtu (4/4/2026) lalu yang sebabkan buka tutup arus lalu lintas yang dilakukan sebagai dampak dari perbaikan jalan.
Kendaraan dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek Pangkalan Kuras antrian panjang. Begitu juga dengan kendaraan dari Sorek ke Pangkalan Kerinci juga terjebak macet.
Hal itu diakibatkan banyaknya pengendara yang tidak sabar mengantri pada titik buka tutup arus lalu lintas.
"Banyak kendaraan yang menyerobot jalur saat mengantri, alhasil arus lalu lintas tersendat dan macet panjang," ungkap Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (5/4/2026).
Diterangkannya, rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan buka tutup arus kendaraan kembali diterapkan di titik perbaikan Jalintim Kilometer 74 sampai 84.
Proyek perbaikan ini kembali dilanjutkan oleh pihak kontraktor setelah sempat dihentikan sementara untuk memperlancar arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah pada Bulan Maret lalu.
Setelah perbaikan dan pengerjaan kembali dilanjutkan, petugas memberlakukan buka tutup arus lalin.
Hanya saja banyak pengendara yang tidak mematuhi antrian pembukaan dan penutupan arus dengan mengambil jalur kanan agar lebih cepat. Namun tindakan itu membuat arus lalu lintas semakin kacau dan kemacetan panjang tidak terelakkan lagi.
Baca juga: Volume Kendaraan Melonjak Sabtu Malam, Polres Pelalawan Kawal Puncak Arus Balik di Jalintim
"Besok kami akan panggil kontraktornya lagi. Untuk kembali membahas dan meraparkan teknis pengerjaan, agar arus lalin tidak macet," tambah Kasat Tatit Rizkyan.
Satlantas Polres Pelalawan sebenarnya telah menempatkan petugas untuk memonitor dan mengawasi arus lalin di titik buka tutup. Tapi pengguna jalan yang tidak mengindahkan aturan dan antrian mengakibatkan kemacetan yang berdampak kepada seluruh pengendara di jalan nasional tersebut.
Tim Satlantas diterjunkan ke beberapa titik kemacetan dalam mengurai antrian panjang dan kendaraan yang menyerobot jalur. Proses penguraian kepadatan kedaraan akhirnya berhasil dan arus lalu lintas kembali normal menjelang malam hari.
"Hari ini pengerjaan kami minta off dulu, menunggu hasil rapat besok," tukas Tatit.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)