TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Peluang PSS Sleman untuk promosi ke kasta teratas kompetisi sepak bola tanah air, Super League, kian terbuka.
Saat ini, PSS Sleman memuncaki klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 dengan torehan 49 poin.
Skuat berjuluk Super Elja menorehkan 14 kemenangan, 7 kali hasil imbang dan dua kekalahan.
Terbaru, PSS Sleman menumbangkan Persipal Palu dengan skor mencolok, 7-0, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (4/4/2026).
Hasil itupun membawa PSS Sleman kian kokoh di puncak klasemen, mengungguli Persipura Jayapura di posisi runner-up dengan selisih tiga poin.
Sementara Barito Putera di posisi ketiga berjarak tujuh poin.
PSS Sleman masih menyisakan empat laga di putaran ketiga Championship 2025/2026 untuk menentukan nasib mereka, apakah bisa kembali promosi ke Super League atau tidak.
Baca juga: PSS Sleman Raih Kemenangan Telak 7-0 Atas Persipal Palu
Menyikapi peluang promosi ke Super League, Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, memilih fokus di tiap laga yang akan dilakoni Super Elja.
Meski secara hitung-hitungan di atas kertas peluang PSS Sleman untuk promosi terbuka lebar, Ansyari memilih untuk tetap membumi.
Ia menegaskan tidak ingin terjebak dalam euforia hitung-hitungan di atas kertas.
"Kita lebih fokus dari satu match ke match berikutnya. Pokoknya, setiap pertandingan itu kita anggap final. Kita tidak berandai-andai, itu yang kita tanamkan kepada para pemain," tegasnya.
Ia pun menilai jalan menuju promosi masih terjal dan membutuhkan konsistensi tinggi di empat laga tersisa.
"Artinya kita harus tetap fokus, konsentrasi, dan yang paling penting konsisten. Karena di empat match ini kita tahu ada Barito, Kudus (Persiku), Semarang (PSIS), dan Balikpapan (Persiba). Kita harapkan pemain menjaga asa ini dengan rasa tanggung jawab bersama, kerja keras, dan fokus," kata dia.
Dengan sisa empat laga, PSS setidaknya butuh 9 poin tambahan untuk benar-benar mengunci satu tiket promosi secara matematis, tanpa harus bergantung pada hasil tim lain.
Dalam pertandingan melawan Persipal Palu, Ansyari tampak melakukan rotasi besar-besaran terhadap susunan pemain, khususnya di babak kedua.
Keputusan ini diambil untuk menjaga kebugaran pemain inti, sekaligus memberikan jam terbang bagi para talenta pelapis agar siap diturunkan kapan saja.
"Ya, ini bagian dari strategi. Karena kita tahu, masih ada empat match lagi, dan banyak pemain yang jam terbangnya sedikit. Hasilnya juga cukup memuaskan," terang eks gelandang Timnas Indonesia itu.
11 April 2026
Barito Putera vs PSS Sleman
20 April 2026
PSS Sleman vs Persiku Kudus
26 April 2026
Persiba Balikpapan vs PSS Sleman
2 Mei 2026
PSS Sleman vs PSIS Semarang
( tribunjogja.com )