Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Detik-detik Herman (58), warga Desa Niur, Kecamatan Sukaraja, Seluma, meninggal saat mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Lubuk Sahung, Jumat petang (3/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Menurut keterangan pimpinan SPBU, Ansen, Herman awalnya tampak normal saat mengisi BBM menggunakan mobil Kijang SuperSuper berwarna biru.
Namun, sesaat setelah membuka tutup tangki, ia terlihat mulai lelah dan berdiri sambil berpegangan ke badan mobil.
“Awalnya korban biasa saja saat datang untuk mengisi bahan bakar. Dia membuka tutup tangki mobil, mengisi BBM, dan semua terlihat berjalan normal,” ujar Ansen saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).
Namun, detik-detik berikutnya berubah dramatis. Setelah membuka tutup tangki, Herman tampak mulai lelah dan berdiri sambil berpegangan ke badan mobil.
“Kalau diperhatikan dari rekaman CCTV, korban mulai terlihat keletihan dan tidak stabil. Ia berdiri sambil menahan diri pada body mobil, seperti merasa tidak kuat,” kata Ansen.
Petugas SPBU segera curiga karena Herman tidak segera meninggalkan area pompa setelah mengisi BBM.
Ia tampak kesulitan dan mencoba masuk ke mobil. Sayangnya, kondisi Herman terus memburuk hingga akhirnya tidak sadarkan diri.
Petugas langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke klinik terdekat di Desa Kayu Arang, yang berjarak tidak jauh dari Mapolsek Sukaraja.
Di klinik tersebut, tim medis memeriksa Herman dan menyatakan bahwa ia telah meninggal dunia.
Kejadian ini membuat suasana di SPBU menjadi heboh, terutama karena berlangsung di tempat umum dan terlihat oleh sejumlah warga yang sedang antre mengisi BBM.
Ansen menambahkan bahwa rekaman CCTV sangat membantu dalam memastikan kronologi kejadian.
“Dari CCTV terlihat jelas bagaimana detik-detik sebelum korban meninggal. Awalnya sehat, tapi tiba-tiba mulai kelelahan setelah membuka tangki dan akhirnya jatuh sakit,” ujar Ansen.
Kejadian ini mengejutkan warga setempat, terutama karena Herman dikenal sebagai sosok yang sehat dan aktif.
Pihak keluarga kini tengah mengurus jenazah serta mempersiapkan prosesi pemakaman.
Aparat setempat juga memastikan keamanan dan ketertiban di lokasi kejadian sambil menunggu laporan resmi dari pihak klinik.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat terkait keselamatan saat mengisi BBM dan selalu memperhatikan kondisi fisik, terutama bagi pengguna yang lanjut usia.