Motif Dendam Lama, Mochamad Avit Indrawan Jadi Korban Pengeroyokan di Sawah Lebar Bengkulu
Rita Lismini April 05, 2026 08:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Mochamad Avit Indrawan (25), warga Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, menjadi korban pengeroyokan yang dipicu dendam lama.

Kejadian berlangsung dini hari di Jalan Meranti II, Kelurahan Sawah Lebar, pada Sabtu, 29 Maret 2026 sekitar pukul 03.30 WIB.

Awalnya korban tengah duduk bersama rekannya di depan sebuah warung manisan, namun tiba-tiba didatangi oleh sekelompok orang.

“Korban bersama temannya saat itu sedang duduk di depan warung. Kemudian datang sekitar enam orang pelaku menggunakan tiga sepeda motor, dan langsung melakukan penyerangan terhadap korban dan temannya,” ujar Kapolsek Ratu Agung, AKP Ayu Sekar Sari Kuraisin, Minggu (5/4/2026).

Serangan yang dilakukan secara mendadak itu membuat korban tidak sempat menghindar. 

Terduga pelaku yang berjumlah sekitar enam orang langsung melakukan aksi kekerasan hingga korban mengalami luka berat dan harus mendapatkan penanganan medis.

Polisi yang menerima laporan segera bergerak dan menangkap dua pelaku pengeroyokan. 

NT (19) ditangkap pada Senin malam, 30 Maret 2026, di rumahnya di Kelurahan Sawah Lebar. 

Sementara Fe (20) diamankan pada Sabtu, 4 April 2026, di Kelurahan Sawah Lebar Baru. 

Keduanya kini menjalani pemeriksaan di Polsek Ratu Agung.

Dari pemeriksaan awal, polisi mengungkap bahwa motif pengeroyokan ini dipicu dendam lama antara korban dan para pelaku.

“Motifnya diduga karena balas dendam. Sebelumnya korban dan salah satu pelaku sudah pernah berkelahi,” ungkap AKP Ayu Sekar Sari.

Motif dendam tersebut memicu para pelaku untuk menyerang korban secara bersama-sama, yang berujung pada luka berat bagi Avit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.