TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Program diskon tiket kapal laut sebesar 30 persen yang digulirkan pemerintah melalui PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT Pelni, ternyata diserbu masyarakat, hingga kuotanya ludes lebih cepat dari jadwal.
Kepala Kantor PT Pelni Cabang Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, yang dikonfirmasi TribunKaltara.com, membenarkan kuota untuk diskon tiket kapal telah habis.
Ferdy mengungkapkan, tingginya minat masyarakat ini bahkan membuat realisasi penumpang melampaui target awal yang telah ditetapkan.
Ferdy menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil dari respons positif masyarakat terhadap program subsidi transportasi laut, selama periode angkutan lebaran 2026.
“Berdasarkan penjelasan Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, realisasi penumpang penerima diskon mencapai 467 ribu lebih, atau sekitar 105 persen dari target awal,” ujar Ferdy Ronny Masengi di Tarakan, Minggu (5/4/2026).
Baca juga: Sampai Kapan Diskon Tiket Pelni di Nunukan Berlaku? Ini Penjelasan Sudjito
Ia menjelaskan, tingginya angka tersebut tidak lepas dari pola perjalanan masyarakat, khususnya pada rute-rute jarak pendek yang mendominasi pembelian tiket diskon.
“Direktur Utama juga menyampaikan bahwa lonjakan ini dipengaruhi tingginya pembelian tiket pada ruas-ruas pendek, sehingga kuota lebih cepat terserap,” jelas Ferdy Ronny Masengi
Ia menjelaskan lagi, secara nasional datanya satu pintu dikelola sehingga Pelni di masing-masing daerah hanya mengikuti kebijakan pusat.
Program diskon tiket Pelni, dibuka sejak 11 Februari 2026 lalu untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.
"Kemarin itu resmi ditutup pada 3 April 2026, setelah seluruh kuota habis terjual," lanjutnya.
Tak hanya itu, secara nasional penjualan tiket kapal Pelni selama periode tersebut juga menunjukkan tren peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
“Total penjualan tiket secara nasional mencapai sekitar 487 ribu tiket, atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Ferdy Ronny Masengi.
Meski masa arus balik mulai melandai, Ferdy memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal hingga penutupan masa angkutan lebaran 2026.
“Pelni tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sampai periode angkutan lebaran resmi berakhir,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, meskipun program diskon telah berakhir, operasional kapal tetap berjalan normal dengan mengedepankan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
“Prinsip safety first, zero accident, dan service excellence tetap menjadi prioritas kami dalam melayani masyarakat,” pungkas Ferdy Ronny Masengi.
Baca juga: Manfaatkan Docking, Pelni Buka Rute Tarakan-Surabaya-Jakarta, Berikut Keberangkatan dan Harganya
(*)
Penulis: Andi Pausiah