Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Cuaca ekstrem melanda Kota Tasikmalaya, Minggu sore (5/4/2026). Sejumlah pohon tumbang, rumah roboh, hingga tersambar petir terjadi di beberapa titik, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mencatat beberapa kejadian pohon tumbang hingga rumah roboh akibat cuaca ekstrem hujan deras yang mengguyur pada Minggu (5/4/2026) sore kemarin.
Data kejadian bencana sementara 05 April 2026 Pukul 16.54 WIB update pukul 18.43 WIB dari BPBD Kota Tasikmalaya dikutip TribunPriangan.com, untuk pohon tumbang terjadi di Jalan Letnan Kolonel RE Jaelani, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung.
Sedangkan pohon tumbang lain berada di Kampung Paseh RT 01/03 Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung dekat TPU Gunung Dangdeur menimpa satu unit rumah mengalami rusak ringan.
Kemudian ada rumah roboh terjadi di Kampung Sindangsari RT 03/01 Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari.
Adapun bencana lain, yakni pohon tersambar petir di wilayah Saguling Cihonje RT 03/07 dan Kereteg RT 01/12 Kelurahan Singdangasih, Kecamatan Mangkubumi.
Baca juga: Tasikmalaya Diguyur Hujan Deras Hingga Ada Rumah Roboh dan Pohon Tumbang
Pelaksana Tugas Kalak BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi menjelaskan, pihaknya mendapatkan beberapa laporan kejadian pohon tumbang sampai rumah roboh akibat dampak hujan deras disertai angin.
Namun, dalam kejadian tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian material untuk rumah yang roboh.
"Ada rumah roboh milik bapak Aep Saepudin yang dihuni 3 Jiwa, saat ini bantuan terpal sudah di berikan, dan sudah di assessment," jelas Hanafi dikonfirmasi TribunPriangan.com.
Hanafi menambahkan, saat ini petugas masih melakukan penanganan dilapangan dan berkoordinasi dengan pihak PLN. Karena ada kabel yang terdampak pohon tumbang.
"Tim masih di lapangan melakukan penanganan. Bahkan, kami tetap memantau wilayah lain, karena data yang masuk baru bersifat sementara," ungkap Hanafi. (*)
Baca juga: Penyebab Banjir Cikalang Tasikmalaya Terungkap, Debit Air Turun Usai Patok Besi Dicabut