Tak Hanya Jual Rumah Anak, Rachel Vennya Bongkar Kelakuan Jahat Okin, Nanda Zhafira Ikut Campur
Ika Putri Bramasti April 06, 2026 08:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Konflik antara Niko Al Hakim alias Okin dan mantan istrinya, Rachel Vennya kembali mencuri perhatian publik.

Hubungan keduanya yang sempat mereda kini justru kembali memanas setelah muncul persoalan terkait sebuah rumah.

Permasalahan ini bermula saat Rachel Vennya mengungkap kemarahannya.

Ia menyebut rumah yang sebelumnya diperuntukkan bagi putra pertama mereka, Xabiru justru diam-diam hendak dijual oleh Okin.

Isu tersebut dengan cepat menjadi perbincangan luas. Menanggapi hal itu, Okin akhirnya buka suara melalui akun Instagram pribadinya @okintph pada Minggu (5/4/2026).

Dalam klarifikasinya, bassist grup band OKAAY itu menjelaskan kronologi terkait rumah tersebut.

Rachel Vennya menyebut rumah yang sebelumnya diperuntukkan bagi putra pertama mereka, Xabiru justru diam-diam hendak dijual oleh Okin.
Rachel Vennya menyebut rumah yang sebelumnya diperuntukkan bagi putra pertama mereka, Xabiru justru diam-diam hendak dijual oleh Okin. (Instagram/rachelvennya)

Baca juga: Putranya dan Rachel Vennya Kisruh Soal Pembagian Harta, Ibunda Okin Tanggapi Hati-hati: Memantau

Ia menyebut rumah itu dibeli di awal pernikahan mereka dengan tujuan untuk diberikan kepada Xabiru.

Namun saat perceraian terjadi pada 2021, dalam pembagian harta, rumah tersebut tercatat sebagai miliknya.

Seiring berjalannya waktu, komunikasi antara dirinya dan Rachel disebut tidak berjalan baik.

Kondisi itu yang kemudian membuat Okin mengambil keputusan untuk menjual rumah tersebut.

Ia mengaku ingin menghindari potensi konflik harta benda yang bisa berdampak pada anak-anaknya di kemudian hari.

Pernyataan Okin tersebut langsung mendapat respons dari Rachel Vennya.

Melalui kolom komentar, ibu dua anak itu mengaku jika dirinya tidak mendapatkan harta gono-gini setelah bercerai.

"Baik bgt ya aku awalnya kasih rumah itu yg dimana kita beli berdua? Yg katanya buat abang biru?"

"Gono gini ga dapet aset apa2, dikasih alphard ternyata bpkb di gadein, dikasih tanah bali tp itu green zone. Tp nafkah dikasih ga sesuai perjanjian. Skrg rumah yg ktanya buat abang mau dijual yaudah jual Niko," ucap Rachel.

Tak berhenti di situ, Rachel juga mengungkap hal lain terkait Okin.

Ia menyebut dirinya sempat menerima perlakuan kurang menyenangkan dari pacar Okin, Nanda Zhafira melalui pesan chat.

"Kamu ga mau post screenshot chat kamu? Chat cewe kamu ke aku maki2 aku? Tp yaudah :) skrg minta balik tanah bali yg gatau dimana suratnya dan ga bs dijual juga, uang sekolah aku yg bayar, minjemin buat kamu uang berkali2."

"Aku ikhlas ga dpt apa2 cerai dr kamu. Nanti biar pengacara aku yg bicara ya, aku udah capek. Aku ga perlu itu rumah, ambil niko. Tapi balikin hutang kamu, bisa?" kata Rachel.

Okin Beri Klarifikasi soal Kisruh Penjualan Rumah

Sebelumnya, Okin buka suara terkait tudingan menjual rumah tanpa izin yang sebelumnya disampaikan Rachel Vennya.

Isu ini mencuat setelah Rachel mengungkapkan kekecewaannya melalui Instagram pribadinya pada Kamis (2/4/2026).

Rumah yang dipermasalahkan disebut-sebut sebagai bagian dari pemenuhan nafkah untuk kedua anak mereka pascacerai pada 16 Februari 2021.

Namun, Okin menilai ada kesalahpahaman dalam narasi yang berkembang di publik.

Menanggapi polemik tersebut, Okin menyampaikan klarifikasinya melalui unggahan di Instagramnya @okinpth.  

“Rumah itu dibeli dimomen sebelum anak pertama gue lahir dengan harapan rumah tersebut menjadi awal baik bagi keluarga kecil gue, dan anak-anak bisa tumbuh kembang dengan baik didalam rumah itu. Tidak ada sedikitpun terlintas akan terjadi perpisahan," ujar Okin, dikutip Tribunnews, Minggu (5/4/2026). 

Ia kemudian mengurai proses panjang yang terjadi setelah perceraian, termasuk soal pembagian harta dan komunikasi yang dinilai tidak berjalan mulus.

“Didalam perpisahan tersebut, mengharuskan kami melewati banyak proses diantaranya permintaan uang mut’ah & pembagian harta. Namun disaat gue menanyakan mengenai penukaran aset, yaitu rumah dan tanah bali, ybs memberikan statement yang tidak sesuai dengan omonganya awalnya.”

Ia juga mengaku sempat merasa kecewa atas respons yang diterimanya saat membahas hal tersebut.

“Walau awalnya gue belum mau menerima tanah tsb, tapi ada sedikit kekecewaan di diri gue terhadap respon ybs ketika gue kembali menanyakan perihal ini,” lanjutnya.

Okin menegaskan dalam pembagian harta pada 2021, rumah tersebut diputuskan menjadi bagiannya.

“2021: dalam pembagian harta tsb, ybs memutuskan rumah tersebut menjadi bagian gue.”

Terkait kewajiban yang sempat tertunda, Okin mengakui adanya kelalaian pada 2023. Ia menjelaskan hal itu dipicu oleh kondisi bisnis yang membuatnya kelelahan.

“2023: terdapat kelalaian dari gue dalam membayarkan kewajiban, karna disaat itu gue sedang menghadapi case dalam bisnis yang sempat membuat gue burned out, sehingga muncullah perhitungan dari ybs sejumlah nominal dan penawaran dibawah.”

Lebih lanjut, Okin mengungkapkan persoalan komunikasi yang memburuk, terutama saat muncul peringatan dari pihak bank.

“Karena ada peringatan mengenai pelabelan dari pihak bank dan posisinya rumah itu sudah ditempati oleh keluarga ybs, disinilah titik komunikasi mulai tidak baik. Dimana puncak permasalahan mengenai rumah ini menjadi kemana2. Hal seperti ini yang sebetulnya gue hindari, itu salah satu alasan gue pernah menawarkan untuk mengganti nama," jelas Okin. 

Ia juga menyinggung adanya kesalahpahaman terkait pembayaran KPR di awal 2026.

“Di awal tahun 2026, ada kesalahpahaman dalam pembayaran rumah tersebut antara gue dan bank, yang mana gue merasa sudah melakukan pembayaran setiap bulannya. Namun pihak bank mengatakan ada miss yang membuat pihak bank ingin melabeli rumah tersebut,” terangnya. 

Menurut Okin, keputusan menjual rumah diambil sebagai jalan keluar dari konflik yang berkepanjangan.

“Karna semua masalah ini sudah terlalu panjang dan terlalu jauh, gue memutuskan untuk menjual rumah tsb karna gue merasa banyak timbulnya perselisihan. Dari awal gue sudah menawarkan untuk membalik nama, namun tidak pernah terjadi. Harapan gue, hanya ingin menjalankan hubungan baik demi keberlangsungan hidup anak2 tanpa ada sangkut paut mengenai harta benda. Setelah pembahasan mengenai penjualan rumah, pada hari Selasa kami sudah menemukan titik tengah mengenai rumah tsb.”

Pengakuan Rachel Vennya

Rachel Vennya meluapkan amarah pada Okin yang mendadak menjual rumah anak tanpa izin.

Pun Rachel juga membeberkan terkait perjanjian saat bercerai dulu dengan mantan suaminya.

"Di awal perjanjian, aku kasih rumah yang dia bilang #rumahuntuk biru, dia cuma punya kewajiban nafkah dan kasih uang mut'ah. Tapi ternyata nggak dikasih, win win solution dia yang kasih itu rumah biar dia nggak nafkahin anak-anak lagi," jelas Rachel.

Rachel pun setuju dan mengambil alih rumah tersebut dengan merenovasinya. Serta kini ditempati oleh adik-adiknya.

"Pas dateng ke rumah udah bobrok pas dia pakai, akhirnya kita renov buat adek-adek."

Tak disangka kesepakatan tersebut, ternyata hanya berdasarkan kepercayaan satu sama lain saja dan tidak ada catatan hitam di atas putih.

Kini Rachel mendapati kabar rumah tersebut mendadak dijual oleh pihak Okin.

Bahkan pihak calon pembeli sudah melakukan pengukuran di rumah tersebut.

Tentunya kejadian itu menyulut murka sang selebgram 30 tahun tersebut, Okin dinilai telah melanggar perjanjian saat cerai dulu.

"Terus sekarang karena nggak ada hitam di atas putih, mau dia jual notabene adik-adik masih tinggal di sana, tanpa ba bi bu langsung ada orang yang mau ngukur dan mau jual rumahnya yang adik-adik gue nggak tahu harus gimana."

Kini Rachel merasa dikhianati oleh mantan suaminya tersebut, yang sebelumnya ia merasa bisa terus menjalin hubungan baik demi anak.

"Yaudah ambil tuh rumah. Orang yang gue pikir bakal jadi sahabat gue turn into nightmare," tukasnya.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin/Rinanda/Ayu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.