TRIBUNPALU.COM, PALU – Kepala Bappeda Sulteng, Arfan, mengatakan expo akan digelar mulai 13 April di Jojokodi Convention Center (JCC) Palu, menampilkan pelaku usaha dari berbagai kabupaten/kota serta peserta dari luar negeri, antara lain Guangzhou dan Sichuan, Tiongkok.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadikan Sulteng Expo Nambaso 2026 sebagai ajang promosi komoditas unggulan daerah, termasuk kelapa dalam, durian, cengkeh, kakao, serta produk sektor perikanan.
“Melalui expo ini, kami ingin mendorong promosi komoditas unggulan Sulawesi Tengah agar dikenal luas sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi,” ujar Arfan, Senin (30/3/2026).
Selain promosi produk, expo juga menjadi ruang pembelajaran bagi UMKM dan industri kecil menengah (IKM) untuk meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar global.
Baca juga: Dua Terduga Pelaku Penipuan di Facebook Ditangkap Polres Banggai
Pemerintah membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi melalui koordinasi dengan dinas terkait.
Kegiatan ini juga menghadirkan layanan Mal Pelayanan Publik dan program “Berani Cerdas” dari Dinas Pendidikan, memberikan akses informasi beasiswa bagi masyarakat.
Arfan menambahkan, persiapan HUT ke-62 Sulteng dan Sulteng Expo telah mencapai sekitar 60 persen dan terus dimaksimalkan menjelang pelaksanaan.
Pemerintah berharap expo dapat memperkuat promosi potensi daerah sekaligus mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah. (*)