Atap Pasar Legi Blitar Ikut Lepas Diterjang Angin Kencang, Pedagang Tidak Nyaman Berjualan
Sri Wahyuni April 06, 2026 12:44 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Pedagang Pasar Legi Kota Blitar, Jawa Timur, tidak nyaman berjalan, Senin (6/4/2026).

Ini menyusul lepasnya sejumlah atap pasar tersebut akibat angin kencang.

Sejumlah atap Pasar Legi Kota Blitar ikut lepas diterjang angin kencang, yang terjadi Jumat (3/4/2026) lalu. 

Sampai Senin (6/4/2026) ini, sejumlah atap yang lepas belum diperbaiki. 

Kondisi itu membuat pedagang tidak nyaman berjualan. 

Pedagang khawatir saat turun hujan, air masuk ke tempat jualan. 

"Kami tidak nyaman jualan, karena saat hujan, airnya masuk ke tempat jualan," kata salah satu pedagang Pasar Legi Kota Blitar, Marsilah (63). 

Marsilah mengatakan, sejumlah atap di Pasar Legi terbang dihempas angin kencang pada Jumat (3/4/2026). 

Ketika itu, hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kota Blitar termasuk di Pasar Legi. 

Angin kencang membuat sejumlah atap di Pasar Legi terbang. 

"Anginnya sangat kencang, lalu beberapa atap terbang," ujarnya.

Dikatakannya, sampai sekarang atap yang lepas belum diperbaiki.

Baca juga: Film Trending 2026 Siap Tayang di Bioskop, Ada Aktor Angga Yunanda Hingga Tom Holland

Akibatnya, ketika hujan lagi, air dari atas masuk ke area tempat berjualan pedagang. 

"Pedagang jadi was-was, kalau cuaca mendung, kami siap-siap menutup lapak. Khawatir barang dagangan terkena air hujan," katanya.

Selain itu, kata Marsilah, tempat jualan pedagang juga menjadi becek dan kotor saat turun hujan. 

Ia berharap, atap pasar yang lepas segera diperbaiki agar pedagang merasa nyaman saat berjualan.

"Lantainya jadi becek dan kotor kalau hujan. Airnya masuk karena atapnya lepas," katanya. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto mengatakan, sudah mengecek kondisi atap pasar yang rusak diterjang angin kencang.

Ada sekitar 10 titik atap yang lepas diterjang angin kencang. 

"Sebenarnya, kami sudah mendapat bantuan terpal dari BPBD. Tapi belum kami pasang, kami masih cek dulu dampaknya," katanya.

Dikatakannya, Disperindag juga berencana melakukan revitalisasi dan pemeliharaan lantai dua Pasar Legi pada April 2026 ini. 

Kemungkinan, kata Parminto, perbaikan atap yang rusak diterjang angin kencang akan dilaksanakan bersamaan dengan proses revitalisasi dan pemeliharaan pada April ini. 

"Kami lihat dulu, apakah nanti kami tutup terpal dulu sambil menunggu pelaksanaan pemeliharaan dan revitalisasi, atau langsung kami ganti atap yang lepas dengan atap baru," ujarnya.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.