Belum Genap Sepekan Ditertibkan, PKL Tempati Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro Lamongan
Titis Jati Permata April 06, 2026 01:32 PM

 

SURYA.co.id, LAMONGAN – Belum genap sepekan sejak kawasan Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro Kabupaten Lamongan dinyatakan tertib dan bersih dari pedagang kaki lima (PKL) pada pagi hingga siang hari, para pedagang kini kembali menempati ruas jalan tersebut.

Pantauan di Lamongan, Senin (6/4/2026) siang, sejumlah lapak dan rombong PKL kembali terlihat berjejer di kanan dan kiri Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro. 

Pedagang Berjualan Sejak Pagi

Beberapa pedagang bahkan sudah mulai berjualan sejak pagi, jauh sebelum jam operasional yang sebelumnya telah ditentukan, sore hingga malam hari sebagai pusat jajanan dan permainan anak.

Baca juga: Lamongan Hadapi Kemarau Ekstrem 2026: Kaji Yes Siapkan Stok Air Waduk

Kondisi itu membuat ruas jalan kembali menyempit. Kendaraan yang melintas harus berjalan perlahan karena sebagian badan jalan di bahu kanan-kiri digunakan untuk berjualan.

Ganggu Arus Lalu Lintas

Aktivitas jual beli juga kembali mengganggu arus lalu lintas, terutama saat jam sibuk antar-jemput pelajar.

Para wali murid SD Unggulan Jetis III dan SDN IV kembali mengeluhkan kondisi tersebut. 

Mereka mengaku kesulitan saat mengantar dan menjemput anak karena jalan dipenuhi lapak pedagang.

“Baru beberapa hari tertib, sekarang sudah kembali seperti semula. Jalan jadi sempit dan macet lagi saat jam sekolah,” kata Ali salah satu wali murid.

Bahayakan Keselamatan Anak-anak Sekolah

Menurut Ahmad, keberadaan PKL pada pagi hingga siang hari tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga membahayakan keselamatan anak-anak sekolah yang harus berjalan di sela-sela kendaraan dan lapak pedagang.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Satpol PP sempat melakukan penertiban di kawasan Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro.

Saat itu, para pedagang diminta hanya berjualan pada sore hingga malam hari agar ruas jalan tetap bersih dan tertib pada pagi sampai siang.

Bahkan, petugas sempat menyatakan para pedagang mulai patuh terhadap aturan. Namun kondisi tersebut rupanya tidak bertahan lama.

PKL Buka Lapak Kembali

Kini, sebagian di antara  PKL kembali membuka lapak sejak siang hari.

Kursi, meja, tenda hingga rombong kembali memenuhi tepi jalan yang sebelumnya sempat bersih.

Warga berharap Satpol PP kembali turun tangan dan melakukan penertiban secara rutin agar aturan yang sudah dibuat tidak hanya berlaku sesaat.

“Kalau tidak ada pengawasan setiap hari, pedagang pasti kembali lagi. Harus ada tindakan tegas supaya jalan tetap bersih pada pagi sampai sore,” ujarnya.

Satpol PP Tertibkan PKL

Menurut warga, ketertiban di kawasan Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro sangat bergantung pada konsistensi dan ketegasan aparat dalam menegakkan aturan yang sudah ada. 

Kasat Pol PP Lamongan, Jarwito dikonfirmasi SURYA mengatakan, personel Satpol akan ditempatkan di kawasan itu untuk memantau sekaligus menata para PKL agar mematuhi apa yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni membuka jualan dan permainan anak pada sore hingga malam hari. 

Ia mengimbau para PKL untuk tidak memicu PKL lainnya membuka lapak pada pagi hingga siang hari di kawasan itu.

"Kita akan pantau terus, dan kita tempatkan Satpol PP di situ, " kata Jarwito, Senin (6/4/2026). 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.