TKA SMP di Kabupaten Kediri Diikuti Lebih dari 15 Ribu Siswa, Hari Pertama Lancar
Sri Wahyuni April 06, 2026 04:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kabupaten Kediri mulai digelar, Senin (6/4/2026).

Pada hari pertama, pelaksanaan ujian dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik dari sisi teknis maupun fasilitas pendukung.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Moh. Muhsin menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan TKA sesi pertama berlangsung tertib dan sesuai rencana.

Ribuan siswa dari berbagai sekolah mengikuti ujian ini secara serentak di sejumlah lokasi.

"Pantauan hari ini TKA di Kabupaten Kediri sampai di sesi pertama berjalan lancar," kata Muhsin usai meninjau pelaksanaan TKA di SMPN 3 Wates.

Muhsin mengungkapkan, total peserta TKA di Kabupaten Kediri mencapai 15.579 siswa.

Dari jumlah tersebut, sekitar 2.600 peserta berasal dari SMP swasta, sementara sisanya merupakan siswa dari SMP negeri.

"Peserta TKA 15.579, 2.600 di antaranya peserta dari SMP swasta, selebihnya SMP negeri. Dari pantauan yang ada, fasilitas listrik dan internet berjalan dengan baik," jelasnya.

Menurut Muhsin, TKA memiliki peran penting dalam memetakan kemampuan akademik siswa.

Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar evaluasi bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan.

"Kita berharap TKA ini berhasil menghimpun data terkait kemampuan anak, sehingga menjadi bahan evaluasi untuk layanan pendidikan ke depan," tuturnya.

Baca juga: Semangat Baru Usai Lebaran, Pemkot Kediri Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Muhsin juga menegaskan bahwa hasil TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa.

Keputusan kelulusan tetap berada di tangan masing-masing satuan pendidikan melalui kepala sekolah dan dewan guru.

"Hasil TKA ini memang tidak menentukan kelulusan. Kelulusan tetap menjadi kewenangan satuan pendidikan," tegas Muhsin.

Meski demikian, hasil TKA tetap memiliki peran dalam proses pendidikan lanjutan. Nilai yang diperoleh dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam seleksi masuk ke jenjang berikutnya.

"Namun, hasil TKA ini menjadi salah satu bahan dalam penentuan seleksi masuk di jenjang berikutnya," imbuhnya.

Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung mulai 6 hingga 16 April 2026 dengan sistem tiga sesi setiap harinya.

Sekolah diberikan keleluasaan untuk mengatur jadwal sesuai dengan jumlah siswa dan ketersediaan fasilitas.

"Sekolah bisa leluasa menentukan, sesuai jumlah murid. Jadi bisa lebih mengoptimalkan alat yang ada tanpa harus pinjam atau sewa," ungkap Muhsin.

Sementara itu, Staf Kurikulum dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Santosa, menjelaskan bahwa materi TKA untuk tingkat SMP meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika.

"Untuk materi TKA tingkat SMP, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia dan Matematika. Materi mencakup kompetensi dari kelas VII hingga kelas IX," jelas Santosa.

Santosa menambahkan, bidang kurikulum berperan dalam mengatur teknis pelaksanaan, mulai dari pendataan hingga pelaporan hasil ujian.

"Bidang kurikulum menangani teknis pelaksanaan, mulai pendataan, pelaksanaan ujian, hingga pelaporan. Soal materi tidak kami tangani langsung," ujarnya.

Baca juga: Dorong Sepeda di Perlintasan Tanpa Palang Pintu, Kakek di Blitar Tewas Tertabrak Kereta Api

Santosa juga memastikan bahwa kesiapan sarana dan prasarana di sekolah-sekolah relatif aman. Sistem gelombang dan sesi dinilai mampu mengakomodasi seluruh peserta, termasuk di sekolah dengan jumlah siswa besar.

"Sistem ini memungkinkan semua peserta terakomodasi. Sekolah besar bisa dibagi beberapa gelombang," tuturnya.

Untuk sekolah dengan fasilitas terbatas, pihaknya memberikan solusi berupa kerja sama antar sekolah agar pelaksanaan TKA tetap berjalan optimal.

"Kalau ada sekolah dengan fasilitas terbatas, bisa melakukan resource sharing dengan sekolah terdekat," pungkasnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.