TRIBUNDEPOK-Iran mengklaim berhasil membombardir pabrik drone di Israel pada Minggu (5/4/2026) di Petah Tikva, Israel.
Serangan rudal Iran itu disebut tepat menyasar Pabrik Aerosol yang disebut memasok helm pilot, komponen bom, dan drone ke tentara Israel IDF.
Disebutkan karena kerusakan tersebut, Pabrik Aerosol tidak akan dapat melanjutkan operasinya karena kerusakan yang parah.
Sebab terlihat dari video kerusakan pabrik tersebut cukup parah. Sejumlah Polisi pun sudah memenuhi bangunan yang rusak parah akibat serangan.
Rudal berhulu ledak besar itu menghantam dekat pagar pabrik Aerosol Aviation Solutions di Petah Tikva hingga menghancurkan fasilitas tersebut.
“Perusahaan ini memasok helm pilot, komponen bom, dan drone untuk industri pertahanan Israel dan IDF,” tulis Ynet.
Baca juga: Foto Bunda Maria Dipasang Hizbullah di Rudal yang Dikirim ke Israel
Dampak serangan itu bahkan hingga meninggalkan kawah besar, dan ledakan tersebut menyebabkan kerusakan luas pada mesin produksi dan kantor.
Belum diketahui apakah ada korban jiwa atas serangan tersebut. Namun pekerja pabrik sebelumnya telah melakukan aksi pemogokan.
Selain menyerang pabrik drone, rudal Iran juga disebut menyasar Kota Haifa, Israel.
Dimuat The Time of Israel, empat orang disebut masih hilang dan diyakini terjebak di bawah reruntuhan di lokasi jatuhnya rudal balistik Iran di Haifa, Israel.
Komisaris Polisi Israel Danny Levy mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pencarian keempat korban yang merupakan satu keluarga.
“Kami memfokuskan seluruh upaya pada empat anggota keluarga yang seharusnya berada di sini, menggunakan semua cara yang kami miliki,” katanya.
Levy juga mengatakan bahwa hulu ledak rudal balistik yang menghantam gedung perumahan diprediksi masih ada yang belum meledak saat benturan.
Sehingga saat ini pihaknya sudah menutup akses sejumlah gedung agar tidak ada korban tambahan jika tiba-tiba rudal meledak.
“Tim penjinak bom kami sedang menangani kasus ini,” tambahnya.