Transfer Banyak Pemain Tak Berbuah, Persija di Ambang Kegagalan Musim Ini
Sasongko Dwi Saputro April 06, 2026 11:33 PM

PERSIJA
Cyrus Margono jadi salah satu pemain yang didatangkan Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim 2025/2026

BOLASPORT.COM - Persija Jakarta kembali terancam harus mengubur mimpi untuk menjadi juara Super League 2025/2026.

Kekalahan di kandang Bhayangkara FC pada pekan ke-26 Super League jadi peringatan paling keras yang diterima skuad Macan Kemayoran.

Kekalahan di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung diterima dengan cara yang menyakitkan.

Setelah unggul dua kali, Persija justru harus pulang dengan kekalahan berkat dua gol telat tim tuan rumah jelang berakhirnya laga.

Kekalahan ini semakin menjauhkan Persija dari perburuan gelar juara Super League 2025/2026.

Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut tertinggal sembilan poin dari Persib yang ada di puncak klasemen sementara dengan catatan 52 poin.

Dengan sisa delapan poin, Persija praktis butuh keajaiban untuk menjadi juara Super League.

Sapu bersih kemenangan di sisa laga praktis tidak cukup untuk membawa Macan Kemayoran jadi juara.

Tentu, andai gelar juara gagal direngkuh, maka Persija Jakarta patut menyesali kesempatan pada musim ini.

Pasalnya, Persija Jakarta sudah mengerahkan segalanya untuk merengkuh gelar juara.

Sejak awal musim, manajemen sudah mendatangkan Mauricio Souza yang sempat moncer bareng Madura United dua musim lalu.

Selain itu, manajemen juga langsung melakukan perombakan besar di bursa transfer.

Persija Jakarta mendatangkan delapan pemain asing asal Brasil dan dua pemain lokal pada bursa transfer paruh pertama.

Namun, perombakan makin besar terjadi pada paruh kedua.

Persija mendatangkan tujuh pemain baru pada putaran kedua.

Empat pemain baru diantaranya berlabel Timnas Indonesia, tiga diantaranya adalah pemain naturalisasi.

Selain itu, Persija juga mendatangkan tiga pemain asing baru dengan rekam jejak cukup ciamik.

Untuk mengganti tujuh pemain tersebut, Macan Kemayoran melepas 12 nama pada paruh kedua, termasuk tiga legiun asingnya dengan status pinjaman.

Namun, perekrutan tersebut sepertinya bak jauh panggang dari api bagi Persija.

Mauricio Souza gagal mengangkat banyak rekrutan baru tersebut jadi kekuatan yang menakutkan.

Persija justru lebih banyak kalah di laga-laga krusial menuju penentuan gelar juara.

Sebelum kalah dari Bhayangkara, Persija kehilangan poin saat main di kandang sendiri.

Persija sempat kalah 0-2 dari Arema FC. Lalu Macan Kemayoran juga menelan dua hasil imbang dari Dewa United dan Borneo FC.

Catatan tersebut jelas merugikan langkah Persija menuju penentuan juara.

Lalu, apakah Persija kembali harus menyaksikan rival abadinya, Persib kembali mengantongi gelar juara Super League untuk tiga musim terakhir?

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.