Oleh: Syamril
Direktur Sekolah Islam Athirah
TRIBUN-TIMUR.COM - Sekarang kita Ada di bulan Syawal.
Apa makna Syawal? Ulama' memberikan beberapa makna.
Pertama yaitu peningkatan.
Maksudnya selepas Ramadhan ada peningkatan iman, ilmu dan amal saleh.
Hal ini bisa terjadi jika Ramadhan dipandang sebagai 'sekolah' bukan penjara.
Di sekolah ada standar lulusan, proses dan isi.
Ada kurikulum yang dijalani sebagai proses pelajaran.
Harapannya lahir lulusan sesuai kriteria.
Ramadhan pun demikian.
Ada kurikulum iman, ilmu dan amal dalam bentuk aktivitas beribadah, belajar, berbagi, berkarya dan bergaul.
Harapannya lulusan sekolah Ramadhan menjadi manusia taqwa.
Pada bulan Syawal harapannya ada peningkatan iman, ilmu dan amal saleh.
Semakin semangat beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Juga semangat belajar dan berbagi.
Kebiasaan baik selama Ramadhan terus berlanjut di bulan Syawal dan seterusnya.
Itulah makna Syawal sebagai peningkatan.
Ada perubahan dibandingkan sebelum melewati Ramadhan.
Jangan sampai terjadi penurunan dibandingkan sebelum Ramadhan.
Hal itu bisa terjadi jika Ramadhan dilihat sebagai penjara.
Di dalam penjara ada banyak aturan dan larangan sebagai hukuman.
Keluar dari penjara merasa merdeka lepas dari hukuman.
Bebas melakukan perbuatan buruk yang tidak boleh dilakukan selama Ramadhan.
Tidak lagi melakukan perbuatan baik.
Akhirnya terjadi penurunan iman dan amal saleh.
Untuk itu dibutuhkan istiqamah atau keteguhan agar bisa berlanjut dalam kebaikan.
Itulah makna kedua Syawal yaitu istimror atau keberlanjutan.
Terus menjadi hamba Allah bukan hamba Ramadhan.
Terus berbuat baik ibarat masih Ramadhan.
Seorang ulama mengatakan "siapa yang hidupnya setelah Ramadhan masih seperti di bulan Ramadhan maka saat meninggalnya akan seperti di Hari Raya".
Penuh bahagia dan sukacita karena kembali kepada Tuhannya dalam keadaan suci.
Jiwa yang tenang, nafsul mutmainnah.
Hati yang selamat, qalbun salim.
Semoga di bulan Syawal ini kita tidak hanya memaknainya sebagai Hari Raya Idul Fitri saja.
Tapi juga makna peningkatan dan keberlanjutan kebaikan.
Tetap istiqamah dalam jalan yang lurus sebagaimana do'a di surat Al Fatihah.
Tunjukilah kami kepada jalan yang lurus.
Selamat berjuang menjaga hasil pendidikan Ramadhan.(*)