Klasemen & Top Skor Liga Italia: Scudetto Melayang dari Tangan AC Milan, Lautaro Melesat
Dwi Setiawan April 07, 2026 06:57 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Update klasemen dan top skor Liga Italia setelah berakhirnya laga pekan ke-31 antara Napoli vs AC Milan, Selasa (7/4/2026) dinihari tadi.

Laga Napoli vs AC Milan yang berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona, berakhir pilu bagi tim tamu.

AC Milan yang menyandang predikat sebagai tim tamu harus pulang tanpa poin dari markas Napoli.

Gol yang dicetak Matteo Politano (79') akhirnya menjadi pembeda laga dan biang kerok kekalahan AC Milan dalam laga ini.

Bagi AC Milan, kekalahan ini terasa pilu karena mereka kehilangan kesempatan untuk mengejar perolehan poin Inter Milan di jalur scudetto.

Baca juga: Ironisnya Gianluigi Donnarumma, 2 Sejarah Emas yang Terlewat Bersama Italia & AC Milan

Kini, AC Milan terpaut hampir sembilan angka dari Inter Milan selaku pemuncak klasemen.

Dengan jarak poin tersebut, peluang AC Milan untuk menyalip Inter Milan tampaknya kian sulit.

Hanya dengan menyisakan tujuh laga sisa.

AC Milan harus berjuang keras serta butuh keberuntungan untuk menikung rivalnya di jalur scudetto.

Penyerang AC Milan, Nicklas Fulkrug akan absen beberapa pekan ke depan setelah mengalami cedera patah jari kaki saat melawan Fiorentina, Minggu (11/1).
Penyerang AC Milan, Nicklas Fulkrug akan absen beberapa pekan ke depan setelah mengalami cedera patah jari kaki saat melawan Fiorentina, Minggu (11/1). (AC Milan)

Alih-alih mendekati perolehan poin Inter Milan, AC Milan juga harus menerima kenyataan pahit, lantaran posisinya berubah di klasemen.

AC Milan yang awalnya berada di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 63 poin, kini harus rela turun ke urutan ketiga.

Kekalahan dari Napoli menjadi alasan posisi AC Milan harus turun.

Posisi kedua yang awalnya ditempati AC Milan, kini direbut oleh Napoli yang sekarang telah mengoleksi 65 poin.

Dengan tersalipnya posisi AC Milan, perebutan gelar juara musim ini justru melibatkan Inter Milan dengan Napoli, bukan Rossoneri.

Di bawah AC Milan, Como 1907 juga masih bertahan di posisi keempat, sekalipun tren kemenangannya terhenti di pekan ke-31.

MENGGIRING BOLA - Pemain Como, Nico Paz menggiring bola saat laga melawan Napoli di Liga Italia 2024/2025, diunduh pada Minggu (23/2/2025). (Laman resmi Como)
MENGGIRING BOLA - Pemain Como, Nico Paz menggiring bola saat laga melawan Napoli di Liga Italia 2024/2025, diunduh pada Minggu (23/2/2025). (Laman resmi Como) (comofootball.com)

Hasil imbang tanpa gol melawan Udinese membuat Como 1907 gagal memangkas jarak poin dengan AC Milan yang ternyata kalah di pekan ini.

Dengan koleksi 58 poin, Como 1907 kini masih terpaut lima angka dari AC Milan di atasnya, serta berselisih satu poin saja dari Juventus yang berada di bawah ini.

Sementara itu, posisi Sassuolo yang diperkuat Jay Idzes masih berada di peringkat ke-10, dengan koleksi 42 poin.

Situasi lebih rumit dirasakan oleh Cagliari, Cremonese, Lecce, Verona dan Pisa sebagai lima tim penghuni papan bawah klasemen.

Kegagalan kelima tim tersebut meraih poin pada pekan ini, tidak banyak merubah peta klasemen di papan bawah.

Cagliari masih berada di peringkat ke-16, dengan perolehan 30 poin.

Disusul Cremonese dan Lecce di bawahnya, dengan koleksi poin yang sama yakni 27 angka.

Lalu, Verona dan Pisa menempati posisi dua terbawah dengan raihan 18 poin.

Tujuh laga sisa musim ini bakal menjadi pertaruhan nasib tim-tim tersebut, untuk menyelamatkan diri dari ancaman zona degradasi.

SELEBRASI - Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez (kanan) merayakan gol bersama Francesco Pio Esposito (kiri) saat pertandingan melawan Atalanta pada pekan ke-17 Liga Italia, Senin (29/12/2025) dini hari WIB. (Inter Milan)

Beralih ke bursa top skor alias persaingan memperebutkan sepatu emas.

Bomber Inter Milan, Lautaro Martinez kian nyaman berada di daftar teratas top skor Liga Italia.

Keberhasilan pemain Argentina itu mencetak dua gol saat Inter Milan mengalahkan AS Roma dengan skor 5-2 pada pekan ke-31, kian mempertegas statusnya sebagai kandidat peraih sepatu emas.

Kini, Lautaro sudah mengoleksi 16 gol dari 26 laga yang telah ia mainkan.

Alias jika dirata-rata, Lautaro mampu mencetak gol setiap 123 menit per pertandingan.

Posisi Lautaro kian jauh dari Anastasios Douvikas (Como 1907) yang berstatus pesaing terdekatnya, yang kini baru mengoleksi 11 gol.

Lalu, untuk posisi ketiga hingga keenam, ditempati empat nama yang sama-sama mengoleksi 10 gol.

Yakni Kenan Yildiz (Juventus), Keinan Davis (Udinese), Nico Paz (Como 1907) dan Rasmus Hojlund (Napoli).

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.